PERISTIWA

Diduga Gasolek Bocor, Kandang Ayam di Padureso Kebumen Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp750 Juta

95
×

Diduga Gasolek Bocor, Kandang Ayam di Padureso Kebumen Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp750 Juta

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang ayam milik warga di Dukuh Krajan II, Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso, Kabupaten Kebumen, Minggu (12/7/2026) dini hari. Peristiwa yang diduga dipicu kebocoran alat pemanas (Gasolek) tersebut mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp750 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan kandang beserta isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kapolres Kebumen I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari kebocoran pada alat pemanas Gasolek yang menggunakan tabung gas.

“Peristiwa ini diduga dipicu kebocoran pada alat pemanas Gasolek. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp750 juta,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Kandang ayam yang terbakar diketahui merupakan milik Dwi Susilo, warga Desa Pejengkolan, Kecamatan Padureso. Laporan mengenai kebakaran diterima pihak kepolisian sekitar pukul 06.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Padureso segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta membantu proses pemadaman bersama warga.

Kapolsek Padureso Ipda Sampun bersama anggotanya, perangkat Desa Pejengkolan, dan masyarakat bergotong royong memadamkan api secara manual agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan pendataan serta penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kebakaran. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan alat pemanas berbahan bakar gas, khususnya pada kandang ternak yang membutuhkan pemanas selama beroperasi.

Kapolres menambahkan, memasuki musim kemarau masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Pemeriksaan secara berkala terhadap instalasi gas, tabung, regulator, selang, serta peralatan yang menghasilkan panas sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Selain itu, Polres Kebumen mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi bahaya kebakaran maupun kondisi yang berisiko menimbulkan kebakaran. Langkah pencegahan sejak dini dinilai menjadi upaya paling efektif untuk menghindari kerugian yang lebih besar.(K24/TOHRI).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.