KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 892 siswa baru SMK Ma’arif 1 Kebumen mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 yang resmi dimulai pada Senin (13/7/2026). Mengusung tema “Ramah, Aman, Nyaman dan Bermutu”, kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi para peserta didik untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dan persaingan global.
MPLS yang dipusatkan di Hall Maslahat SMK Ma’arif 1 Kebumen tersebut berlangsung selama empat hari. Sebelumnya, sekolah juga telah menggelar pembekalan awal pada Sabtu (11/7/2026) sebagai bagian dari rangkaian MPLS Ramah dan Bermutu.
Kepala SMK Ma’arif 1 Kebumen, Subkhan, S.Sos.I., M.Pd., mengatakan bahwa MPLS tidak hanya menjadi ajang penyambutan siswa baru, tetapi juga menjadi momentum penting untuk membangun karakter, semangat belajar, serta memperkenalkan budaya sekolah sejak hari pertama.
“Hari ini kami melaksanakan MPLS bagi siswa baru SMK Ma’arif 1 Kebumen. Tujuannya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tata tertib, budaya sekolah, sekaligus memberikan motivasi agar siswa siap mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujarnya.
Pada tahun pelajaran 2026/2027, SMK Ma’arif 1 Kebumen menerima 892 peserta didik baru yang terbagi dalam 24 rombongan belajar (rombel). Para siswa tidak hanya berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kebumen, tetapi juga datang dari sejumlah daerah di luar kabupaten bahkan luar Provinsi Jawa Tengah.
Selama pelaksanaan MPLS, para siswa mendapatkan berbagai materi yang dirancang untuk membentuk karakter sekaligus menyiapkan mereka menghadapi dunia kerja. Selain pengenalan budaya dan lingkungan sekolah, peserta juga memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber profesional, di antaranya pakar psikologi, praktisi dunia industri, serta LPK Takashi Japan.
Menurut Subkhan, kehadiran para narasumber eksternal bertujuan agar siswa memiliki gambaran nyata mengenai budaya industri, etos kerja, serta perencanaan karier sejak awal mereka menempuh pendidikan di SMK.
“Kami mengundang pihak eksternal untuk memberikan materi mengenai budaya industri, budaya kerja, dan perencanaan karier. Harapannya, sejak awal siswa memahami kompetensi yang harus dipersiapkan agar siap memasuki dunia kerja setelah lulus,” jelasnya.
Sebagai bagian dari komitmen mencetak lulusan yang mampu bersaing di tingkat internasional, SMK Ma’arif 1 Kebumen juga terus mengembangkan program SMK Go Global melalui kerja sama dengan LPK Takashi Japan. Program tersebut membuka peluang bagi lulusan untuk bekerja di perusahaan nasional maupun internasional melalui peningkatan kompetensi, penguasaan bahasa asing, serta penguatan jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri.
Program SMK Go Global sebelumnya juga telah diluncurkan bersama delapan SMK Ma’arif lainnya di Kabupaten Kebumen sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusan agar mampu menghadapi tantangan pasar kerja global.
Subkhan menegaskan bahwa orientasi utama pendidikan vokasi memang menyiapkan lulusan yang siap bekerja. Namun demikian, sekolah tetap memberikan ruang bagi siswa yang ingin berwirausaha maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
“Dengan memilih SMK, tentu orientasi utamanya adalah bekerja. Namun kami juga membekali siswa agar memiliki kemampuan berwirausaha dan kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai minat serta kemampuannya,” katanya.
Ia menambahkan, keunggulan pendidikan vokasi terletak pada keseimbangan antara hard skill dan soft skill. Selain menguasai kompetensi sesuai bidang keahlian, siswa juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, komunikatif, memiliki etos kerja, karakter kuat, serta sikap profesional.
“Di SMK, siswa tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga karakter. Penguatan soft skill dan hard skill inilah yang menjadi keunggulan pendidikan vokasi,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Subkhan menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK Ma’arif 1 Kebumen.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada SMK Ma’arif 1 Kebumen. Amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya agar para siswa tumbuh menjadi lulusan yang kompeten, berkarakter, sukses, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Melalui MPLS Ramah, Aman, Nyaman, dan Bermutu, sekolah berharap seluruh siswa baru dapat membangun semangat belajar, menjalin pertemanan yang positif, mengenal budaya sekolah, serta menyiapkan diri menjadi generasi yang siap bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan di masa depan.(K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















