KARANGANYAR, Kebumen24.com — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kebumen kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) Reguler Tahap II Tahun 2026. Sebanyak Rp1.562.260.678 disalurkan kepada 3.032 mustahiq dari tujuh golongan penerima (ashnaf) dalam kegiatan yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Karanganyar, Jumat (24/7/2026).
Penyaluran tersebut menjangkau Rayon II, yang meliputi enam kecamatan, yakni Karanganyar, Karanggayam, Sruweng, Klirong, Petanahan, dan Puring. Bantuan yang diberikan diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penguat berbagai program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial keagamaan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Drs. Mahmud Fauzi, M.Si, menjelaskan dana ZIS tersebut disalurkan melalui lima pilar program unggulan, yaitu BAZNAS Kebumen Sehat, BAZNAS Kebumen Cerdas, BAZNAS Peduli, BAZNAS Taqwa, dan Kebumen Makmur. Menurutnya, sebagian besar alokasi anggaran difokuskan untuk program bedah rumah, bantuan pendidikan, serta pengembangan usaha produktif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Mahmud Fauzi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzakki yang selama ini mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen. Ia menegaskan bahwa amanah tersebut akan terus dijaga dengan mengedepankan prinsip syariat Islam dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu, pimpinan OPD, satuan kerja, maupun badan usaha yang telah mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen. Insyaallah kami akan terus mengelolanya secara amanah sesuai syariat Islam dan peraturan yang berlaku,” ujar Mahmud Fauzi.
Ia menambahkan, upaya peningkatan penghimpunan zakat juga terus dilakukan melalui berbagai langkah, termasuk sosialisasi dan surat edaran kepada instansi terkait agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program-program BAZNAS.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi BAZNAS dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Bupati, dana umat yang dikelola secara profesional mampu menghadirkan dampak sosial yang jauh lebih besar dibandingkan nilai nominalnya.
“Nilainya memang besar, tetapi manfaatnya jauh lebih besar. Ada anak-anak yang dapat melanjutkan pendidikan, warga yang memperoleh alat bantu kesehatan, keluarga yang kini memiliki rumah yang lebih layak, hingga pelaku usaha yang mendapatkan kesempatan mengembangkan usahanya,” ungkap Lilis Nuryani.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran dalam setiap penyaluran bantuan. Dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat, penghimpunan zakat diharapkan terus bertambah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak warga.
Suasana haru turut mewarnai kegiatan tersebut. Salah satu penerima bantuan, Sodri, warga Desa Kalisari, Kecamatan Rowokele, mengaku sangat bersyukur setelah menerima bantuan kaki palsu dari BAZNAS. Selama lima tahun terakhir, ia mengalami kesulitan beraktivitas karena kaki palsu yang digunakan sebelumnya telah rusak.
“Alhamdulillah, sekarang saya bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman. Terima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang telah membantu,” ungkapnya penuh haru.
Kegiatan penyaluran ZIS Reguler Tahap II Tahun 2026 ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kebumen, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat dari enam kecamatan penerima manfaat, pimpinan perbankan mitra BAZNAS, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Kebumen kepada perwakilan mustahiq sebagai tanda dimulainya distribusi bantuan kepada ribuan penerima manfaat.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















