KEBUMEN, Kebumen24.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) IAINU Kebumen kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul melalui penyelenggaraan Islamic Youth Leadership Ambassador 2026. Program tersebut menjadi ajang pencarian sekaligus apresiasi bagi pelajar dan mahasiswa yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, serta mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya.
Pengumuman pemenang dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Achievement Motivation Training (AMT) & Inspirational Leadership Talk 2026 yang berlangsung di Auditorium IAINU Kebumen, Sabtu (27/6/2026). Acara tersebut dihadiri oleh civitas akademika, mahasiswa, pelajar, serta para tamu undangan yang turut memberikan apresiasi terhadap lahirnya calon-calon pemimpin muda berkarakter Islami.
Program Islamic Youth Leadership Ambassador 2026 menjadi salah satu inovasi HMPS PAI IAINU Kebumen dalam membangun ekosistem kepemimpinan yang tidak hanya menitikberatkan pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta kepedulian sosial.
Melalui rangkaian seleksi yang ketat dan penilaian dari dewan juri, Dhia Lutfi Rosadi dari SMA Negeri 1 Pejagoan berhasil meraih predikat Islamic Youth Leadership Ambassador 2026 kategori Pelajar. Sementara itu, Laela Qodariyah, mahasiswa Program Studi PAI IAINU Kebumen, dinobatkan sebagai Islamic Youth Leadership Ambassador 2026 kategori Mahasiswa.
Terpilihnya kedua duta tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, kemampuan memimpin, serta semangat mereka dalam menginspirasi generasi muda. Keduanya diharapkan mampu menjadi representasi pemuda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mengedepankan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua HMPS PAI IAINU Kebumen, Anis Farikhatun Nasoh, menyampaikan bahwa Islamic Youth Leadership Ambassador diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan sebagai wadah lahirnya calon-calon pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlakul karimah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan ruang aktualisasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, memperluas jejaring, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, sekaligus menanamkan nilai-nilai kepemimpinan Islami sejak dini,” ujarnya.
Menurutnya, kepemimpinan bukan hanya tentang kemampuan memimpin organisasi, tetapi juga tentang keteladanan, integritas, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















