KEBUMEN, Kebumen24.com – Ribuan santri, alumni, tokoh agama, dan masyarakat menghadiri Haul ke-62 Al-Maghfurlah KH Ahmad Nashoha yang digelar Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso, Desa Bumirejo, Kecamatan Kebumen, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang dirangkai dengan Silaturahmi Akbar Alumni tersebut juga menjadi momentum mengenang jasa para masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso, yakni Haul ke-60 KH Fathurrohman, Haul ke-50 KH Sulton, Haul ke-39 KH Mahfudz Arief, dan Haul ke-11 Nyai Fatmah.
Acara dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani, jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Rais Syuriyah PCNU Purworejo KH R. Dawud Masykuri sebagai penceramah, serta Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso KH Muntaha Fathurrohman atau yang akrab disapa Gus Taha.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso dalam membangun karakter masyarakat dan menjaga nilai-nilai keislaman di Kabupaten Kebumen.
Menurutnya, perjuangan dan keteladanan KH Ahmad Nashoha patut terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bekal dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
“Simbah KH Ahmad Nashoha telah menanamkan fondasi ilmu, akhlak, dan perjuangan yang hingga hari ini manfaatnya masih kita rasakan. Kemajuan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya nilai spiritual dan akhlak masyarakatnya,” ujar Bupati Lilis.
Ia berharap peringatan haul tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persatuan, serta melestarikan nilai keikhlasan dan pengabdian yang telah dicontohkan para ulama terdahulu.
Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso merupakan salah satu pesantren tertua di Kebumen yang memiliki akar sejarah panjang. Berdasarkan catatan pesantren, keberadaannya bermula dari Masjid Jami’ Salafiyah yang telah berdiri sejak abad ke-18 dan dimakmurkan oleh KH Muhammad Isma’il.
Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh putranya, Ahmad Nasikhah yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan KH Ahmad Nashoha atau Mbah Nashoha. Lahir sekitar tahun 1894, beliau dikenal sebagai santri pengembara yang menuntut ilmu di berbagai pesantren besar, termasuk Pondok Pesantren Tebuireng di bawah asuhan langsung Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari.
Tidak hanya itu, Mbah Nashoha juga memperdalam ilmu agama di Makkah selama kurang lebih empat tahun. Sepulang dari Tanah Suci pada tahun 1922, beliau mendirikan Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso yang kemudian berkembang menjadi pusat pendidikan Islam dan dakwah di wilayah Kebumen.
Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, KH Ahmad Nashoha juga tercatat sebagai pejuang kemerdekaan. Dalam berbagai catatan sejarah, beliau ikut terlibat dalam Pertempuran Ambarawa dan berperan membebaskan sejumlah kiai yang ditawan pasukan kolonial Belanda.
Perjuangannya tidak berhenti di medan pertempuran. Atas mandat langsung dari KH Hasyim Asy’ari, KH Ahmad Nashoha menjadi tokoh sentral dalam berdirinya Nahdlatul Ulama di Kebumen pada tahun 1936.
Beliau kemudian dipercaya menjadi Rais Syuriyah pertama PCNU Kebumen periode 1936-1942. Bahkan, sekretariat pertama NU di Kebumen diketahui berpusat di Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso.
Sejarah juga mencatat bahwa Kebumen pernah dikunjungi langsung oleh KH Hasyim Asy’ari bersama KH Wahid Hasyim dan Gus Dur saat masih kecil. Kunjungan tersebut menjadi salah satu penanda kuatnya perkembangan NU di Kebumen hingga dikenal sebagai salah satu basis Nahdliyin di wilayah selatan Jawa Tengah.
KH Ahmad Nashoha wafat pada tahun 1966 dalam usia sekitar 70 tahun. Hingga kini, perjuangan dakwah dan pendidikan yang beliau rintis terus dilanjutkan oleh generasi penerus pesantren, termasuk sang cucu, KH Muntaha Fathurrohman (Gus Taha).
Melalui haul yang digelar setiap tahun, keluarga besar Pondok Pesantren Salafiyah Wonoyoso berharap nilai-nilai perjuangan, keilmuan, dan keteladanan para masyayikh dapat terus hidup serta menginspirasi generasi mendatang.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















