GOMBONG, Kebumen24.com – Komitmen dalam mencetak generasi muda yang unggul, religius, dan berdaya saing global terus dibuktikan oleh SMK Ma’arif 5 Gombong. Memasuki tahun keempat pelaksanaan program unggulannya, sekolah tersebut kembali memberangkatkan dua siswa terbaik sekaligus santri Pondok Pesantren AN-NAHDLIYAH 5 Gombong untuk mengikuti program belajar bahasa Inggris intensif di Kampung Inggris Pare, Kediri, Jawa Timur, Selasa (26/5/2026) malam.
Dua siswa yang berhasil memperoleh kesempatan melalui program beasiswa penuh atau full scholarship tersebut adalah Arini Hidayati dan Ibnu Tri Refandy. Selama enam bulan ke depan, keduanya akan menjalani pendidikan bahasa Inggris intensif di Kampung Inggris Pare.
Kepala SMK Ma’arif 5 Gombong, Mukhamad Ma’muri, menjelaskan program tersebut menjadi bentuk nyata keseriusan sekolah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam penguasaan bahasa asing, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan karakter santri.
“Program ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menyiapkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang vokasi, tetapi juga memiliki kemampuan bahasa internasional dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia mengaku bangga atas keberangkatan kedua siswa tersebut. Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu bekal penting bagi lulusan SMK dalam menghadapi persaingan di era globalisasi.
“Kami tidak hanya ingin mencetak lulusan yang siap kerja secara lokal, tetapi juga memiliki daya saing internasional. Arini dan Ibnu adalah representasi santri masa kini, berakhlakul karimah, terampil di bidang vokasi, dan siap menguasai bahasa dunia,” tambahnya saat prosesi pelepasan siswa.
Selama mengikuti program di Kampung Inggris Pare, para peserta akan menjalani metode pembelajaran total immersion, yakni sistem belajar yang mewajibkan penggunaan bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari. Materi yang dipelajari meliputi speaking, grammar, listening, hingga persiapan TOEFL dan IELTS.
Salah satu peserta, Ibnu Tri Refandy, mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan pihak sekolah. Ia bertekad memanfaatkan program tersebut sebaik mungkin untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.
“Ini kesempatan emas bagi kami. Kami ingin membuktikan bahwa santri juga mampu menguasai bahasa dunia dengan baik,” ungkapnya penuh semangat.
Program pengiriman siswa ke Kampung Inggris Pare tersebut telah berjalan secara konsisten sejak tahun 2023 dan menjadi salah satu program unggulan sekolah. Selain meningkatkan kemampuan akademik dan komunikasi siswa, program itu juga diharapkan mampu membentuk mental percaya diri serta membuka peluang yang lebih luas bagi para lulusan di masa mendatang.
Pihak sekolah berharap program beasiswa penuh tersebut dapat terus berlanjut dan melahirkan lulusan vokasi yang unggul, berakhlakul karimah, serta siap menghadapi tantangan global.
Tak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah, program ini juga diharapkan mampu memotivasi siswa lainnya untuk terus berprestasi, berani bermimpi besar, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (K24/*)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















