SEJARAH

Legenda Desa Klopogodo Gombong: Dari Kelapa Gada hingga Nama yang Terkenal

214
×

Legenda Desa Klopogodo Gombong: Dari Kelapa Gada hingga Nama yang Terkenal

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Klopogodo memiliki sejarah unik yang bermula pada masa penjajahan Belanda. Dahulu, wilayah ini terdiri dari lima dukuh, yakni Dukuh Pekunden, Dukuh Sabranglor, Dukuh Kejeron, Dukuh Samudinan, dan Dukuh Brangkal, masing-masing dengan cerita dan kebiasaan tersendiri.

Pada tahun 1916, para tokoh masyarakat berkumpul untuk membentuk pemerintahan desa dan mengadakan pemilihan lurah. Tabri terpilih sebagai lurah pertama, meski saat itu wilayahnya belum memiliki nama desa resmi sehingga disebut Lurah Rekomba. Karena belum ada kantor pemerintahan, Tabri menempati rumah salah satu warga, Budi Wiryawan, yang berarsitektur joglo.

Suatu ketika, Lurah Tabri dikunjungi Sisten (Asisten Wedono) atau yang sekarang setara dengan camat. Saat itu, Lurah kebingungan karena tidak ada hidangan yang bisa disajikan. Matanya kemudian tertuju pada pohon kelapa unik di pekarangan Guru Karmun, dengan manggar berbentuk seperti gada dan buah yang berbeda dari kelapa biasa. Lurah kemudian menyajikan kelapa tersebut kepada Sisten, yang terkejut dan bertanya mengenai keunikan buah itu.

Setelah diajak melihat pohon kelapa tersebut, Sisten berpendapat bahwa wilayah ini layak diberi nama Kelapa Gada, karena hanya di daerah itu terdapat kelapa dengan bentuk dan manggar unik seperti itu. Lurah Tabri menyetujui usulan tersebut, dan desa secara resmi dinamai Desa Kelapa Gada.

Seiring waktu dan pengaruh bahasa, terutama dari pegawai kecamatan dan kabupaten yang berasal dari daerah timur (wetan), nama desa ini kemudian berubah menjadi Klopogodo pada tahun 1970-an.

Kini, Desa Klopogodo tidak hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga sebagai saksi perjalanan budaya dan tradisi masyarakat setempat.

Sumber: klopogodo.kec-gombong.kebumenkab.go.id


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.