KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Kembaran, Kecamatan Kebumen, Kabupaten Kebumen, menyimpan beragam potensi unggulan yang terus dikembangkan masyarakat sebagai upaya meningkatkan kemandirian ekonomi desa sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah pengelolaan bank sampah melalui kegiatan pemilahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Rukun Asri. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak November 2023 dengan tujuan utama mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Pengelola berharap, ke depan sampah yang dihasilkan warga dapat sepenuhnya dikelola di tingkat desa tanpa harus bergantung pada TPA maupun depo sampah. Upaya ini juga menjadi bagian dari edukasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih serta berkelanjutan.
Tak hanya di sektor lingkungan, Desa Kembaran juga memiliki potensi ekonomi melalui budidaya jamur tiram yang dikelola oleh Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP). Kegiatan ini menjadi alternatif usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan warga.

Di sektor peternakan, Kelompok Tani Ternak (KTT) Gembala Jaya menjadi salah satu motor penggerak ekonomi desa. Kelompok ini fokus pada budidaya domba jenis gibas dengan sistem peternakan semi modern. Kandang yang digunakan telah menggunakan konstruksi baja ringan dengan alas slat plastik, sementara pakan ternak berupa pelet berbahan dasar rumput alami.
KTT Gembala Jaya tidak hanya melayani jual beli domba untuk kebutuhan kurban dan lainnya, tetapi juga menghasilkan berbagai produk turunan bernilai ekonomi, seperti pupuk kandang dari kotoran domba, pupuk organik cair dari urin domba, serta penyediaan bibit atau anakan domba.
Selain potensi ekonomi, Desa Kembaran juga kaya akan seni dan budaya lokal yang terus dilestarikan. Beberapa kesenian yang berkembang di antaranya Jamjaneng “Yoso Guno”, Kuda Lumping “Purbo Laras”, Rebana ibu-ibu “Nurul Umi”, Hadr Al-Mawardi, serta Angklung “Gravista Nada”.
Tak kalah penting, masyarakat desa juga mengembangkan pengolahan limbah bahan organik menjadi pupuk organik, yang sejalan dengan program pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Dengan berbagai potensi tersebut, Desa Kembaran menunjukkan bahwa desa mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat sekaligus pelopor dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Sumber: Website resmi Desa Kembaran
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















