KEBUMEN, Kebumen24.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kebumen memiliki perjalanan panjang yang mencerminkan evolusi birokrasi dan fokus pembangunan desa selama 40 tahun terakhir. Berawal dari era 1982 hingga kini, instansi ini mengalami berbagai perubahan nomenklatur dan struktur organisasi, seiring kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sejak 1982 hingga 1996, lembaga ini dikenal sebagai Kantor Pembangunan Desa (Bangdes), dipimpin oleh Simat Mulyono, BSc, dengan R. Suroso dan Raharjono, BA, sebagai Kasubag TU/Sekretaris. Pada periode 1996–1998, Bangdes dipimpin Dokter Witoyo Priyo Laksono dengan Romelan, S.Ag, mendampingi sebagai sekretaris.
Perubahan nama menjadi Kantor Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) terjadi pada 1998–1999, kemudian menjadi Kantor Pemberdayaan Masyarakat (PM) pada 1999–2001, tetap dipimpin oleh Dokter Witoyo Priyo Laksono. Masa kepemimpinan Sunarto, S.Sos, muncul pada 2001–2006, ketika PM berkembang menjadi Kantor Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (KBPM), dengan Bambang Setia Budi, SH, sebagai sekretaris.
Era berikutnya, 2006–2008, KBPM dipimpin Budha Utomo, SH, dengan Sudarmaji, B.Sc sebagai sekretaris. Lalu, transformasi menjadi Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermades) berlangsung antara 2008–2016, dipimpin secara bergantian oleh Dra. Siti Alfiyah Anggraeni dan Amirudin, SIP, MM, dengan sekretaris Ir. Winoto dan Widyaningsih Sunarwati, SH.
Periode 2017–2021, badan ini berkembang menjadi Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (Dispermades P3A), dengan Amirudin, SIP, MM, dan kemudian Drs. Frans Haedar, M.Pa, memimpin, serta Siti Nuriyatun Faoziyah, S.Ag, M.Si, sebagai sekretaris.
Saat ini, sejak 2021 hingga sekarang, lembaga ini kembali menggunakan nama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), dipimpin Cokro Aminoto, S.IP, M.Kes, dengan Dra. Hj. Farita Listiyati, M.Si, sebagai sekretaris. Perjalanan panjang ini menunjukkan komitmen pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat desa dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Transformasi lembaga ini tidak hanya soal nama, tetapi juga mencerminkan adaptasi terhadap dinamika sosial, kebutuhan pembangunan desa, hingga perlindungan perempuan dan anak sebagai bagian dari program pemberdayaan yang lebih luas.
Untuk informasi lebih lengkap mengenai sejarah dan program Dinas PMD Kebumen, dapat diakses melalui situs resmi Dispermades P3A Kebumen.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















