Pendidikan

Libatkan 120 Siswa Ikuti Pelatihan AI Ready ASEAN, Polres Kebumen Bekali Generasi Muda Hadapi Era Digital

480
×

Libatkan 120 Siswa Ikuti Pelatihan AI Ready ASEAN, Polres Kebumen Bekali Generasi Muda Hadapi Era Digital

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Polres Kebumen terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi digital di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan AI Ready ASEAN Batch III, sebanyak 120 peserta dari 20 sekolah tingkat SMA, SMK, dan MA di Kabupaten Kebumen dilibatkan dalam program edukasi kecerdasan artifisial (AI).

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Tribrata Polres Kebumen, Kamis (5/3/2026), dan menjadi bagian dari upaya membekali pelajar dengan pemahaman teknologi di era transformasi digital yang semakin pesat.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama membuka langsung kegiatan tersebut. Turut hadir Kabag SDM Polres Kebumen Kompol Heryubowo, para pejabat utama Polres Kebumen, jajaran satuan fungsi, serta para trainer AI Ready ASEAN dari Polres Kebumen.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa literasi teknologi harus dibangun sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara bijak dan bertanggung jawab.

“Anak-anak perlu memahami teknologi bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai individu yang bertanggung jawab. Pemanfaatan AI harus dibarengi dengan etika,” ujar AKBP Putu.

Pelatihan ini menghadirkan Program Manager AI Ready ASEAN Mafindo, Violita Siska Mutiara, bersama tim yang memberikan materi terkait pentingnya literasi digital serta pemanfaatan kecerdasan artifisial secara bijak di kalangan pelajar.

Sebanyak 100 siswa dan 20 guru pendamping dari berbagai sekolah setingkat SMA di Kebumen mengikuti kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, mulai dari sekolah umum hingga sekolah kejuruan.

Dalam sesi materi, para peserta diperkenalkan pada konsep dasar kecerdasan artifisial (AI), perkembangan teknologi digital, hingga tantangan etika dalam penggunaannya. Diskusi berlangsung interaktif, dengan sejumlah siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait dampak AI terhadap dunia pendidikan dan peluang kerja di masa depan.

Tak hanya teori, peserta juga diajak untuk mempraktikkan penggunaan Learning Management System (LMS) AI Ready ASEAN dari ASEAN Foundation sebagai sarana pembelajaran lanjutan. Melalui simulasi tersebut, para siswa mencoba mengakses berbagai modul pembelajaran digital dan memahami fitur-fitur yang tersedia.

Berdasarkan evaluasi panitia, pelatihan ini menunjukkan hasil positif. Peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait konsep dan penggunaan AI. Dalam sesi review, beberapa siswa bahkan mampu mempresentasikan kembali materi yang telah dipelajari.

Selain itu, hasil pre-test dan post-assessment yang dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti pelatihan.

Kabag SDM Polres Kebumen, Kompol Heryubowo, berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas generasi muda Kebumen agar lebih siap menghadapi tantangan era digital.

“Harapannya, para siswa tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara positif untuk belajar, berinovasi, dan berkarya,” ujarnya.

Melalui program ini, Polres Kebumen berharap generasi muda di daerah semakin siap menghadapi perkembangan teknologi global, sekaligus menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.(K24?*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.