ALIAN, Kebumen24.com – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, kawasan Pasar Sruni, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, kembali menjelma menjadi surga kuliner dadakan. Pasar takjil yang digelar setiap sore diserbu ratusan pemburu hidangan berbuka puasa, Jumat (20/2/2026).
Sejak pukul 15.00 WIB, para pedagang musiman mulai menggelar lapak di sepanjang area pasar. Aroma gorengan hangat, kolak manis, aneka lauk pauk, hingga jajanan kekinian langsung menggoda siapa pun yang melintas. Minuman segar seperti es dawet, cendol, kelapa muda, hingga minuman modern beraneka warna turut meramaikan suasana.
Tak heran, jelang waktu berbuka, arus lalu lintas di sekitar Pasar Sruni kerap tersendat. Kendaraan roda dua dan empat memadati badan jalan, sementara pejalan kaki hilir mudik memilih menu favorit untuk berbuka.
Salah satu pedagang es cau, Hudi, warga Desa Seliling, Kecamatan Alian, mengaku bersyukur dengan ramainya pembeli di awal Ramadan tahun ini.
“Ini hari pertama saya jualan Ramadan tahun ini. Alhamdulillah, hari kedua puasa sudah lumayan ramai yang datang dan beli,” ujarnya.
Hudi menjelaskan, pada hari biasa ia berjualan mulai pukul 10.00 hingga 13.30 WIB. Namun khusus Ramadan, ia memilih berjualan sore hari, mulai pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
“Harga satu bungkus es cau Rp3.500. Awal puasa biasanya saya bawa 100 porsi. Kalau sudah pertengahan Ramadan, bisa 300 sampai 400 porsi,” jelasnya.
Menurutnya, Pasar Sruni memiliki daya tarik tersendiri karena menghadirkan ratusan pedagang dengan ragam menu yang lengkap.
“Yang datang ke sini banyak orang dari desa lain, bahkan luar daerah. Mereka sengaja cari takjil karena di sini pilihannya banyak sekali,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pembeli, Sifa Kharisma, warga Desa Tanuharjo, Kecamatan Alian, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk “war takjil”.
“Kita memang sengaja datang ke sini buat berburu takjil. Di sini lengkap, mulai minuman, camilan, sampai makanan berat semua ada,” katanya.
Ia pun sudah menyiapkan daftar menu favorit untuk berbuka.
“Rencananya mau beli es, gorengan, sama takoyaki,” pungkasnya.
Ramainya Pasar Takjil Pasar Sruni tak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian warga. Ramadan pun terasa semakin semarak, hangat, dan penuh berkah di sudut timur Kabupaten Kebumen.(K24/ILHAM).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















