KEBUMEN, Kebumen24.com — Sebuah rumah milik Umi Qoriah Setyaningsih (50), warga Desa Prembun, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen, dilalap si jago merah, Sabtu (7/2/2026) siang. Kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik, saat rumah dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Kebakaran pertama kali diketahui oleh dua saksi yang berada di depan ruko tak jauh dari lokasi kejadian.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, saksi awalnya mendengar teriakan kebakaran dari arah belakang ruko. Tak lama kemudian, kepulan asap tebal terlihat membumbung dari rumah korban.
“Saksi mendengar teriakan kebakaran dari arah belakang ruko, lalu melihat asap tebal. Warga kemudian berusaha memadamkan api dan mendobrak pintu rumah yang terkunci untuk menyelamatkan barang-barang di dalam,” ujar Kompol Faris, Minggu (8/2/2026).
Perangkat desa setempat segera menghubungi petugas kepolisian, TNI, dan pemadam kebakaran. Setelah upaya pemadaman selama kurang lebih satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.45 WIB.
Pemilik rumah baru tiba di lokasi sekitar pukul 13.55 WIB. Ia mendapati bagian dapur dan gudang belakang rumahnya telah hangus terbakar.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan Polres Kebumen, api diduga berasal dari korsleting listrik di area dapur dan gudang. Petugas menemukan sejumlah kabel dalam kondisi terbakar. Selain itu, atap dapur dan gudang yang terbuat dari kayu dan seng mengalami kerusakan parah.
Sejumlah barang turut hangus, di antaranya perabotan dapur, pakaian, bahan plastik, tumpukan kayu, sepeda, serta mesin motor. Sementara itu, kompor gas, meteran listrik, stop kontak, dan kipas angin ditemukan dalam kondisi relatif aman.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Dalam penanganan kejadian tersebut, personel gabungan diterjunkan ke lokasi, di antaranya Kapolsek Prembun AKP Awaludin Solih beserta anggota, Tim Inafis Polres Kebumen, unsur TNI, serta pemerintah kecamatan. Petugas melakukan pendataan korban dan saksi, berkoordinasi lintas instansi, serta membantu proses evakuasi barang-barang dari lokasi kebakaran.
Wakapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik.
“Korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah. Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dan peralatan rumah tangga sangat penting untuk meminimalkan risiko,” pungkas Kompol Faris.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















