PEMBANGUNANPemerintahan

Respons Keluhan Warga di Medsos, Pemkab Kebumen Siapkan Betonisasi Jalan Sruni–Wonosari pada 2026

645
×

Respons Keluhan Warga di Medsos, Pemkab Kebumen Siapkan Betonisasi Jalan Sruni–Wonosari pada 2026

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Keluhan warga di media sosial terkait kondisi jalan rusak akhirnya mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Kebumen. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), sejumlah ruas jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat dipastikan masuk rencana perbaikan pada Tahun Anggaran 2026.

Bahkan, Bupati Kebumen Lilis Nuryani turun langsung meninjau beberapa titik jalan pada Rabu (25/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan setelah banyak laporan masyarakat yang viral di media sosial mengenai kerusakan jalan yang dinilai membahayakan pengguna.

Salah satu ruas yang menjadi sorotan adalah jalan Sruni – Wonosari. Jalan tersebut ramai diperbincangkan warganet karena kondisinya disebut menyerupai jalur offroad akibat kerusakan yang cukup parah.

Menanggapi hal itu, Pemkab Kebumen telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,04 miliar untuk proyek betonisasi sepanjang 961 meter. Pengerjaan akan dilakukan dalam lima segmen dan direncanakan mulai dilaksanakan pada tahun 2026.

Kepala DPUPR Kebumen, Joni Hernawan, menjelaskan bahwa untuk saat ini penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara.

Menurutnya, perbaikan permanen belum dapat dilakukan karena kondisi cuaca yang masih sering hujan. Jika dipaksakan sekarang, dikhawatirkan jalan akan kembali rusak saat arus mudik dan balik Lebaran.

“Untuk sementara kita lakukan pengurukan terlebih dahulu. Setelah Lebaran baru dilanjutkan dengan pemeliharaan berkala,” jelasnya.

Selain ruas Sruni – Wonosari, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah proyek peningkatan jalan lainnya pada tahun 2026.

Ruas Muktisari – Bocor mendapat alokasi anggaran sekitar Rp4,5 miliar untuk perkerasan aspal dua lapis sepanjang 1.465 meter.

Kemudian ruas Bocor – Kejayan, tepatnya di sisi selatan pasar, akan diperbaiki dengan anggaran sekitar Rp2,09 miliar untuk pengaspalan sepanjang 700 meter.

Perbaikan juga direncanakan pada ruas Wonosari – Kembaran, khususnya di wilayah Desa Gondanglegi hingga Desa Pucangan, yakni dari kawasan Pasar Kendal menuju arah utara.

Sementara itu, ruas Candimulyo – Bojongsari dialokasikan anggaran sekitar Rp870 juta, sedangkan ruas Kedungbajul – Poncowarno sekitar Rp2 miliar.

Bupati Lilis menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan masih menjadi prioritas pemerintah daerah, meskipun pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran.

“Dengan anggaran yang terbatas, penanganan kita lakukan secara bertahap. Yang penting tetap berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk bersabar selama proses perencanaan hingga pengadaan proyek berlangsung. Selain itu, warga diharapkan ikut menjaga dan merawat jalan yang telah diperbaiki agar dapat digunakan lebih lama dan tetap aman bagi pengguna.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.