Pendidikan

Tepis Isu Pemotongan, Mahasiswa KIP IAINU Kebumen Tegaskan Dana Diterima Utuh

1452
×

Tepis Isu Pemotongan, Mahasiswa KIP IAINU Kebumen Tegaskan Dana Diterima Utuh

Sebarkan artikel ini
Foto Bersama Mahasiswa penerima KIP Kuliah IAINU Kebumen. (Foto: Istimewa)

KEBUMEN, Kebumen24.com — Isu dugaan pemotongan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen yang beredar di media sosial ditepis langsung oleh mahasiswa penerima manfaat. Mereka menegaskan, kabar tersebut tidak benar dan menyesatkan.

Salah satu alumni penerima KIP Kuliah IAINU Kebumen angkatan 2020, Afrida Zulfiyani, memastikan selama menempuh studi di Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), dirinya tidak pernah mengalami pemotongan dana KIP oleh pihak kampus.

“Alhamdulillah, dana KIP kami terima secara utuh. Tidak pernah ada pemotongan dari pihak kampus,” tegas Afrida kepada media, Selasa (20/1/2026).

Afrida menjelaskan, mekanisme pencairan dana KIP Kuliah dilakukan sesuai ketentuan pemerintah. Dana diterima langsung oleh mahasiswa penerima melalui bank yang ditunjuk, tanpa perantara pihak kampus.

“Mahasiswa mencairkan dana secara mandiri di bank. Dana sepenuhnya menjadi hak mahasiswa dan tidak pernah diserahkan ke kampus,” jelasnya.

Ia juga menegaskan, pengelolaan dana KIP Kuliah berada di tangan mahasiswa penerima. Bahkan, sebagian mahasiswa secara sukarela mengelola dana bersama untuk mendukung kegiatan dan pengembangan Forum KIP Kuliah IAINU Kebumen.

“Informasi yang menyebut adanya pemotongan dana KIP jelas tidak benar. Kampus tidak pernah melakukan intervensi dalam bentuk apa pun,” tambah Afrida.

Pernyataan serupa disampaikan Chikmatus Sholichah, mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah semester VII sekaligus Ketua Forum Mahasiswa Bidikmisi dan KIP Kuliah IAINU Kebumen. Ia menegaskan isu yang beredar tidak sesuai fakta.

“Saya menegaskan bahwa tidak pernah ada pungutan atau pemotongan dana KIP Kuliah oleh pihak kampus. Dana KIP kami terima secara langsung dan kami kelola bersama untuk kemajuan forum serta kegiatan kemahasiswaan,” tegas Chikmatus.

Ia menyatakan, apabila ada pihak yang menyebarkan informasi sebaliknya, maka hal tersebut dapat dipastikan tidak benar.

Sementara itu, Rektor IAINU Kebumen, Dr. Benny Kurniawan, M.Pd.I., turut meluruskan informasi keliru yang beredar di ruang publik. Ia menegaskan tidak ada praktik pemotongan dana KIP Kuliah di lingkungan kampus yang dipimpinnya.

“Kami ingin meluruskan bahwa tidak ada pemotongan apa pun. Seluruh dana KIP Kuliah dikelola langsung oleh mahasiswa penerima sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Dr. Benny, Selasa (20/1/2026).

Menurutnya, pihak kampus hanya berperan dalam pendampingan akademik dan administrasi, tanpa intervensi terhadap dana yang menjadi hak mahasiswa.

“IAINU Kebumen berkomitmen menjalankan program KIP Kuliah secara transparan dan bertanggung jawab, demi mendukung akses pendidikan tinggi yang adil dan berkualitas,” pungkasnya.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.