KEBUMEN, Kebumen24.com — Pemerintah Kabupaten Kebumen menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Kebumen Geopark Trail Run (KGTR) Ultra 2026. Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat menerima audiensi panitia KGTR Ultra di ruang kerjanya, Senin (19/1/2026).
Audiensi ini turut dihadiri Kepala Disparbud Kebumen Frans Haidar, Kepala Disdikpora Agus Sunaryo, serta Kepala Dinas PMD Budhi Suwanto, sebagai bentuk sinergi lintas perangkat daerah dalam mendukung sport tourism di Kebumen.
Perwakilan panitia KGTR Ultra, Leo, memaparkan bahwa pada edisi 2026 pihaknya akan menghadirkan kategori baru Ultra 50 kilometer. KGTR Ultra disebut memiliki keunikan tersendiri karena menjadi satu-satunya ajang trail run di Indonesia yang melintasi kawasan Gua Petruk.
“Rute KGTR Kebumen sangat komplet, mulai dari pantai, tebing, sungai, hingga tahun ini ditambah jalur masuk gua. Tahun lalu respons peserta dan sponsor sangat luar biasa,” ungkap Leo.
Ia optimistis, penambahan kategori ultra akan semakin menarik minat pelari nasional hingga internasional untuk datang ke Kebumen.
Untuk menjaga kualitas event, panitia akan menerapkan seleksi ketat melalui pra-kualifikasi pada kategori 15K, 30K, dan 50K. Salah satu syarat utama adalah kepemilikan poin ITRA (International Trail Running Association). Sementara itu, kategori Fun Trail 7K tetap dibuka untuk masyarakat umum tanpa sistem kompetisi, agar peserta dapat menikmati suasana alam Geopark Kebumen secara santai.
Bupati Lilis Nuryani menyambut baik rencana pelaksanaan KGTR Ultra 2026. Namun, ia menegaskan agar panitia menjaga profesionalitas penyelenggaraan, khususnya dengan belajar dari pengalaman event sebelumnya.
“Saya mendukung penuh, tapi tolong jaga nama baik Kebumen. Kejadian keterlambatan pencetakan medali pada event sebelumnya jangan sampai terulang. Hal-hal seperti itu bisa mencoreng citra daerah,” tegasnya.
KGTR Ultra 2026 dijadwalkan berlangsung pada 27–28 Juni 2026 di kawasan Geopark Kebumen. Event ini akan mempertandingkan kategori 7K, 15K, 30K, dan 50K, dengan target 2.000 peserta.
Selain sebagai ajang olahraga, KGTR Ultra diharapkan menjadi sarana branding sport tourism, dengan menampilkan keindahan alam Geopark Kebumen berkelas UNESCO, kekayaan budaya lokal, serta kuliner khas daerah.
Selain audiensi KGTR Ultra, pertemuan tersebut juga dihadiri Adventure One Indonesia dan Malaysia yang berencana menggelar Kebumen Geopark Expedition Race 2026.
Event Director Adventure One, Anas, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang sebagai babak final kejuaraan dunia, yang akan diikuti peserta dari 19 negara peraih juara seri regional sebelumnya.
“Ini event internasional dengan durasi 96 jam nonstop, menguji ketahanan fisik dan mental peserta. Jika terlaksana di Kebumen, ini menjadi final dunia,” jelas Anas.
Cabang yang dipertandingkan meliputi trail run, bersepeda offroad dan onroad, renang, kano, susur pantai, hingga susur gua, dengan sistem navigasi manual menggunakan peta dan kompas.
Bupati Lilis menyatakan kesiapan Pemkab Kebumen untuk mendukung rencana tersebut, namun meminta agar detail teknis segera disampaikan, mengingat perizinan event internasional akan melibatkan Mabes Polri.
“Kalau sudah diumumkan dan bersifat pasti, jangan sampai ditunda atau batal. Ada beban moral bagi pemerintah daerah,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















