Pemerintahan

IGRA Kebumen Gelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, Kemenag Tekankan Penguatan Karakter Anak Usia Dini

734
×

IGRA Kebumen Gelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta, Kemenag Tekankan Penguatan Karakter Anak Usia Dini

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen melalui Pengurus Daerah Ikatan Guru Raudlatul Athfal (PD IGRA) Kabupaten Kebumen menggelar Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sekaligus Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Candisari Kebumen dan diikuti seluruh guru RA se-Kabupaten Kebumen, Rabu (7/1/2026).

Ketua PD IGRA Kabupaten Kebumen, Siti Nafingatun, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan peran strategis IGRA sekaligus meningkatkan kapasitas profesional guru RA.

Ia mendorong seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar materi yang disampaikan dapat diterapkan secara optimal di lembaga masing-masing.

“Ilmu yang diperoleh hari ini diharapkan benar-benar memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran di RA,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Anif Solikhin, memberikan penguatan dengan membandingkan kondisi pembinaan RA di Kebumen dengan daerah lain. Ia mencontohkan Kabupaten Klaten yang memiliki jumlah pengawas RA sangat terbatas untuk ribuan guru, sedangkan di Kebumen rasio pengawasan dinilai lebih ideal.

Menurut Anif, kondisi tersebut menunjukkan sistem pembinaan RA di Kebumen relatif baik. Kesejahteraan guru IGRA juga dinilai cukup memadai, sehingga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan komitmen mendidik generasi usia dini.

Dalam paparannya, Anif menegaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukanlah kurikulum baru, melainkan pendekatan penguatan nilai dalam kurikulum yang telah berjalan. Pendekatan ini menempatkan cinta sebagai ruh dalam proses pendidikan.

Nilai inti Kurikulum Berbasis Cinta terangkum dalam Panca Cinta, meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu pengetahuan, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan alam semesta, serta cinta bangsa dan tanah air.

“Nilai-nilai ini sangat relevan ditanamkan sejak usia dini agar anak tumbuh religius, humanis, cerdas, peduli lingkungan, dan memiliki semangat kebangsaan,” tegasnya.

Anif juga mengungkapkan latar belakang lahirnya Kurikulum Berbasis Cinta. Menurutnya, masih ditemui fenomena intoleransi, sikap saling menyalahkan, hingga kebencian akibat perbedaan keyakinan di kalangan pelajar. Kurikulum Cinta hadir sebagai solusi melalui penguatan nilai keberagaman dalam proses pembelajaran, khususnya pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama.

Kebijakan ini tertuang dalam KMA Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai perubahan atas KMA Nomor 450 Tahun 2024 tentang pedoman implementasi kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK.

Kurikulum Berbasis Cinta menitikberatkan pada pengembangan karakter, pembelajaran berbasis pengalaman, serta penguatan aspek sosial dan emosional peserta didik. Tujuannya melahirkan insan yang humanis, nasionalis, naturalis, toleran, dan penuh cinta.

Kerangka KBC menggunakan pendekatan 5-5-5, meliputi lima tujuan, lima Panca Cinta, serta lima lingkungan belajar ideal, yaitu aman, nyaman, ramah, menyenangkan, dan sejahtera. Paradigma kurikulum ini berlandaskan teologi cinta, ibadah sebagai ekspresi cinta, ekoteologi, serta pandangan pendidikan holistik.

Strategi implementasi KBC disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Pada RA dan PAUD, pendekatan dilakukan melalui permainan edukatif dan pembiasaan positif. Sementara pada jenjang lebih tinggi, pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi lebih ditekankan.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Kebumen berharap para guru RA semakin siap mengimplementasikan KMA 1503 Tahun 2025 serta mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna, penuh kasih, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak sejak usia dini.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.