Pemerintahan

Angka Stunting Kebumen Turun ke 7,58 Persen, Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge Terus Menyapa Wilayah Terpencil

704
×

Angka Stunting Kebumen Turun ke 7,58 Persen, Program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge Terus Menyapa Wilayah Terpencil

Sebarkan artikel ini

PEJAGOAN, Kebumen24.com — Pemerintah Kabupaten Kebumen terus memperkuat komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang merata hingga ke wilayah terpencil. Salah satunya melalui program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge yang kembali digelar di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan, Rabu (21/1/2026).

Dalam kegiatan yang dihadiri langsung Bupati Kebumen Lilis Nuryani tersebut, masyarakat mendapatkan beragam layanan kesehatan gratis, mulai dari pemeriksaan dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis anak, layanan dokter spesialis keliling (Speling), hingga khitan massal.

Sedikitnya 300 warga tercatat menerima layanan pengobatan gratis. Sementara itu, 10 anak mengikuti khitan massal yang dilengkapi dengan pemberian tali asih. Panitia juga menyalurkan 100 paket sembako kepada warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial.

Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kabupaten Kebumen, dr. Iwan Danardono, menyampaikan bahwa program Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge akan terus digencarkan sepanjang tahun 2026.

“Sepanjang tahun 2026, kegiatan ini akan dilaksanakan sebanyak 24 kali, atau rata-rata dua kali setiap bulan, dengan sasaran wilayah-wilayah yang jauh dari pusat layanan kesehatan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, dr. Iwan juga memaparkan capaian positif Pemkab Kebumen dalam menurunkan angka stunting. Berdasarkan data terbaru, prevalensi stunting di Kebumen kini mencapai 7,58 persen, turun signifikan dari 9,17 persen pada tahun 2024.

“Penurunan ini tidak lepas dari dukungan anggaran yang besar dari Ibu Bupati, salah satunya melalui program pemberian susu PKMK. Selain itu, prevalensi anemia juga berhasil ditekan dari 20 persen menjadi 14 persen berkat program tablet tambah darah,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa layanan kesehatan harus dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat, tanpa terkecuali warga yang tinggal jauh dari pusat kota.

“Saya ingin kesehatan itu merata seperti pembangunan infrastruktur. Untuk para tenaga kesehatan, saya minta utamakan penyelamatan nyawa, terutama ibu hamil dan bayi. Urusan administrasi bisa menyusul kemudian,” tegas Bupati.

Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Galih, warga Desa Kebagoran, mengaku sangat terbantu dengan adanya khitan massal gratis.

“Anak saya kelas 5 SD bisa khitan tanpa biaya. Ini sangat meringankan beban kami sebagai warga,” ujarnya.

Menariknya, di sela kegiatan, Bupati Lilis juga menunjukkan kepedulian personal dengan memborong 17 balon dagangan milik Neni, warga Pejagoan, untuk dibagikan gratis kepada anak-anak. Dalam perjalanan pulang, Bupati bahkan sempat menghentikan kendaraannya di depan RA Integral Nurul Huda Pengaringan untuk menyapa anak-anak dan membagikan susu kotak.

Kegiatan Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge ini turut dihadiri oleh Direktur RSUD dr. Soedirman, Ketua BAZNAS Kebumen, Ketua PMI Kebumen, unsur Forkopimcam Pejagoan, serta jajaran pemerintah desa setempat.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.