KEBUMEN , Kebumen24.com— SMK Ma’arif 9 Kebumen menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) sebagai bagian dari evaluasi akhir kompetensi siswa kelas XII. Kegiatan ini resmi dimulai pada Jumat, 30 Januari 2026, dan diikuti oleh 269 peserta.
Pelaksanaan UKK dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 30 Januari hingga 14 Februari 2026, sedangkan tahap kedua dijadwalkan pada 30 Maret sampai 1 April 2026. Seluruh rangkaian ujian dilaksanakan di bengkel praktik SMK Ma’arif 9 Kebumen dengan menerapkan standar industri.
Dalam UKK tersebut, peserta diuji melalui beberapa materi utama, meliputi tune up mobil berbasis EFI, pemeriksaan sistem AC mobil, pemeriksaan sistem rem, serta perakitan dan pemeriksaan kelistrikan bodi kendaraan. Materi ini dirancang untuk mengukur kemampuan teknis sekaligus kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Menariknya, penilaian UKK mengacu pada standar Daihatsu, sehingga kompetensi siswa benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan industri otomotif saat ini. Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, SMK Ma’arif 9 Kebumen juga menghadirkan penguji eksternal dari PT New Armada Internasional Purwokerto.

Kepala SMK Ma’arif 9 Kebumen, Warsono, ST, menjelaskan bahwa UKK bukan sekadar ujian akhir, melainkan bagian penting dalam membentuk lulusan yang kompeten dan siap bersaing.
“UKK ini menjadi tolok ukur sejauh mana kompetensi siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun. Dengan standar industri dan penguji eksternal, kami berharap lulusan SMK Ma’arif 9 Kebumen benar-benar siap kerja dan memiliki daya saing tinggi,” ujar Warsono.
Ia menambahkan, pelaksanaan UKK juga menjadi bentuk komitmen sekolah dalam menjalin sinergi dengan dunia industri, sekaligus menyiapkan lulusan yang profesional, terampil, dan berkarakter.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















