Pemerintahan

Laba Tembus Rp13,73 Miliar, BPR BKK Kebumen Lampaui Target RBB 2025

832
×

Laba Tembus Rp13,73 Miliar, BPR BKK Kebumen Lampaui Target RBB 2025

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran Direksi dan Komisaris PT BPR BKK Kebumen saat menghadiri kegiatan pembinaan dan apresiasi kinerja tahun buku 2025.

KEBUMEN, Kebumen24.com – PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) menutup tahun buku 2025 dengan kinerja gemilang. Bank milik Pemerintah Daerah ini berhasil melampaui target Rencana Bisnis Bank (RBB) dengan membukukan laba bersih sebesar Rp13,73 miliar atau mencapai 101,12 persen dari target yang ditetapkan.

Capaian positif tersebut turut memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Total setoran dividen yang dialokasikan mencapai Rp5,89 miliar. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen sebagai pemegang saham mayoritas menerima dividen sebesar Rp3,11 miliar, meningkat Rp897 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperoleh dividen sebesar Rp2,78 miliar.

Direktur Utama PT BPR BKK Kebumen, Sutrisno, menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari tingginya kepercayaan masyarakat terhadap bank daerah. Hal itu tercermin dari total aset yang mencapai Rp565,95 miliar atau 101,66 persen dari target, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp490,76 miliar.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan atas kerja keras sepanjang tahun 2025. Harapan kami, kinerja di tahun 2026 dapat lebih baik dan kembali melampaui target yang telah ditetapkan oleh para pemegang saham,” ujar Sutrisno saat acara Doa Bersama, Pembinaan, dan Motivasi Kinerja untuk Capaian RBB Tahun 2026 di Kantor BPR BKK Kebumen, Sabtu (10/1/2026).

Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja positif tersebut, manajemen memberikan penghargaan kepada kantor cabang dengan performa terbaik pada kategori laba, outstanding kredit, serta penurunan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL). Karyawan di cabang berprestasi tersebut menerima insentif berupa bonus sebesar 50 persen dari gaji bulanan.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang hadir bersama mantan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad dan jajaran Sekretariat Daerah, menyatakan kebanggaannya atas ketahanan dan kinerja keuangan BPR BKK Kebumen. Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat pada tahun 2026, peran bank daerah menjadi sangat strategis sebagai penopang permodalan usaha kecil.

“BPR BKK Kebumen harus tampil lebih aktif dalam menggerakkan ekonomi rakyat, mulai dari pasar, sektor pertanian, hingga pelaku UMKM. Saat kemampuan fiskal pemerintah dikelola secara sangat hati-hati, di situlah peran bank daerah diuji untuk menjaga denyut ekonomi masyarakat,” tegas Bupati Lilis.

Meski ekspansi kredit mencapai Rp365,64 miliar, BPR BKK Kebumen tetap mampu menjaga kualitas pembiayaan. Rasio NPL berhasil ditekan hingga 12,13 persen, atau turun 0,14 poin dari estimasi awal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kebumen Edi Rianto, para Asisten Sekda, kepala OPD terkait, serta Dewan Komisaris dan Direksi PT BPR BKK Kebumen. Acara ditutup dengan kajian dan motivasi oleh KH Masrukhin, SAg, MPdI, sebagai bekal spiritual dan moral bagi seluruh pegawai dalam menyongsong target RBB tahun 2026.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.