PemerintahanSOSIAL

Sinergi Pemda–BAZNAS, Rp10,56 Miliar Disalurkan untuk Warga dan Kepedulian Sumatra

4959
×

Sinergi Pemda–BAZNAS, Rp10,56 Miliar Disalurkan untuk Warga dan Kepedulian Sumatra

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat keberpihakan kepada masyarakat kembali ditegaskan melalui sinergi bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Total anggaran sebesar Rp10,56 miliar disalurkan dalam bentuk hibah, bantuan sosial, insentif, serta beasiswa pendidikan.

Penyerahan simbolis digelar di Mexolie Hotel Kebumen, Jumat (12/12/2025). Kegiatan ini ekaligus menjadi momentum peluncuran Gerakan Kebumen Peduli untuk membantu korban bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan, dukungan anggaran tersebut merupakan wujud kehadiran pemerintah daerah dalam menguatkan sendi-sendi sosial dan keagamaan masyarakat. Dana Rp10,56 miliar disalurkan melalui tiga skema utama.

Pertama, Belanja Hibah senilai Rp8.848.200.000 untuk organisasi masyarakat, tempat ibadah, dan lembaga sosial guna memperkuat aktivitas keagamaan dan sosial.

Kedua, Bantuan Sosial (Bansos) bagi 714 santri kurang mampu di 28 pondok pesantren dengan total Rp714.000.000.

Ketiga, Insentif Guru Ngaji untuk 1.667 guru ngaji di 26 kecamatan dengan nilai Rp1.000.200.000.

“Total anggaran yang kita hadirkan kepada masyarakat mencapai Rp10,56 miliar. Pemerintah menyalurkan, panjenengan yang menjalankan. Kita saling menguatkan,” ujar Bupati Lilis, seraya mengingatkan pentingnya tertib pelaporan dan pertanggungjawaban atas setiap penggunaan anggaran.

Selain itu, BAZNAS Kebumen juga menyalurkan Beasiswa dan Penunjang Pendidikan senilai Rp681.000.000, membuka akses dan harapan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda.

Bupati Lilis menyampaikan apresiasi khusus kepada para guru ngaji atas dedikasi mereka dalam merawat nilai-nilai Qur’ani di desa-desa. “Dedikasi panjenengan luar biasa. Insentif ini tentu belum sebanding dengan pengabdian, namun semoga menjadi tambahan energi,” tuturnya.

Apresiasi juga diberikan kepada Kafilah MTQH Kebumen yang berhasil meraih peringkat 6 tingkat Provinsi Jawa Tengah, sebagai capaian membanggakan dan inspirasi bagi generasi muda.

Di tengah suasana syukur, Bupati Lilis mengajak seluruh elemen masyarakat menumbuhkan empati bagi saudara-saudara yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Melalui Gerakan Kebumen Peduli yang dikoordinasikan bersama PMI dan BAZNAS, Pemkab membuka ruang partisipasi berbagi berdasarkan Surat Edaran Nomor 300.2/2282 Tahun 2025, tanpa unsur paksaan.

Sebagai bantuan awal, Pemkab Kebumen dan KORPRI Kebumen telah menyalurkan Rp225 juta, dengan rincian Rp200 juta dari Pemkab dan Rp25 juta dari KORPRI, untuk Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.

Sekretaris Daerah Kebumen Edi Rianto menjelaskan, penggalangan dana ini bersifat partisipatif dan terbuka. “Kami membuka penggalangan dana selama masa tanggap darurat bencana. Perpanjangan masa tanggap darurat kami ikuti,” jelasnya.

Peluncuran resmi penggalangan dana ini diharapkan menjadi jembatan kepedulian warga Kebumen, menghadirkan ketenangan dan harapan baru bagi para korban bencana di Sumatra.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.