KEBUMEN, Kebumen24.com – Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, menyimpan kisah legenda yang diwariskan turun-temurun oleh para sesepuh. Legenda ini bermula dari keberadaan sebuah hutan larangan yang pada masa lampau dikenal angker dan jarang dijamah manusia.
Menurut cerita para tetua desa, hutan tersebut diyakini dihuni makhluk halus yang bersemayam di sebuah pohon raksasa bernama Pohon Sampang atau Kayu Sampang. Pohon ini memiliki batang yang sangat panjang dan menjulang tinggi, sehingga membuat masyarakat enggan mendekat, apalagi mengusiknya.
Seiring rencana pembukaan perkampungan, warga kemudian bersepakat menebang pohon tersebut secara gotong royong. Namun, keanehan pun terjadi. Penebangan yang hampir selesai selalu gagal. Setiap kali dihentikan karena hari menjelang sore, bekas tebasan pada batang kayu kembali rapat keesokan harinya, seolah tidak pernah ditebang. Peristiwa itu berulang berkali-kali dan membuat warga kian resah.
Akhirnya, didatangkanlah seorang pertapa sakti yang diyakini mampu memindahkan makhluk halus yang menghuni pohon tersebut. Setelah proses spiritual dilakukan, Kayu Sampang akhirnya berhasil ditebang dan kawasan itu pun dibuka menjadi permukiman.
Sebagai penghormatan atas perjuangan dan peristiwa penuh keanehan tersebut, perkampungan yang terbentuk kemudian diberi nama Kampung Sampang, diambil dari nama pohon legendaris itu. Seiring bertambahnya jumlah penduduk, wilayah tersebut berkembang dan resmi menjadi Desa Sampang.
Hingga kini, jejak legenda tersebut masih dapat ditemui melalui sebuah petilasan yang diyakini sebagai bekas tunggak Kayu Sampang. Petilasan ini berada di Dukuh Sadangan, tepat di belakang Balai Desa Sampang, dan masih dipugar serta dilestarikan oleh masyarakat setempat.
Catatan sejarah menyebutkan, sekitar tahun 1716, Desa Sampang mulai berdiri dan dipimpin oleh Ki Danu Tirta dengan jabatan Bekel, sebutan pemimpin desa pada masa itu. Ki Danu Tirta menjabat selama kurang lebih 35 tahun. Sejak saat itu, kepemimpinan Desa Sampang terus berlanjut dari masa ke masa hingga kini dipimpin oleh Sarikun.
Legenda Kayu Sampang tak hanya menjadi cerita rakyat, tetapi juga menjadi bagian penting dari identitas dan sejarah Desa Sampang yang terus dijaga oleh warganya.
Sumber: dikutip dari laman resmi Desa Sampang.
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















