KEBUMEN, Kebumen24.com – Di tengah maraknya isu negatif yang berkembang di masyarakat terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), masih banyak anggota Polri yang terus menunjukkan wajah humanis dan edukatif. Salah satunya dilakukan oleh Aiptu Rahmat, anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen, yang berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAINU) Kebumen, Sabtu (20/12/2025).
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Aiptu Rahmat memberikan pemahaman tentang hukum berlalu lintas, mulai dari aturan dasar berkendara, etika di jalan raya, hingga konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat pelanggaran lalu lintas. Materi disampaikan secara komunikatif dan mudah dipahami, sehingga mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai.
Aiptu Rahmat menegaskan edukasi hukum lalu lintas sangat penting, khususnya bagi generasi muda yang memiliki mobilitas tinggi. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas bukan hanya soal menghindari sanksi, tetapi juga tentang menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.
“Mahasiswa adalah agen perubahan. Dengan memahami aturan lalu lintas sejak dini, diharapkan bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di masyarakat,” ujar Aiptu Rahmat di hadapan para mahasiswa.

Selain menyampaikan materi, Aiptu Rahmat juga mengajak mahasiswa untuk berdialog dan berbagi pengalaman seputar permasalahan lalu lintas yang sering ditemui di jalan. Diskusi interaktif tersebut membuat suasana semakin hidup dan memperkuat pesan bahwa polisi hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak hukum.
Kegiatan ini pun mendapat apresiasi dari civitas akademika IAINU Kebumen. Edukasi langsung dari aparat kepolisian dinilai mampu memberikan perspektif positif sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan kalangan mahasiswa.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















