Pendidikan

KMA 1503 Jadi Arah Baru, MAN 1 Kebumen Dorong Kurikulum Madrasah Responsif Zaman

645
×

KMA 1503 Jadi Arah Baru, MAN 1 Kebumen Dorong Kurikulum Madrasah Responsif Zaman

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kebumen terus meneguhkan perannya sebagai lembaga pendidikan yang adaptif terhadap perubahan zaman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Panduan Kurikulum Madrasah, yang digelar di Gedung Indoor MAN 1 Kebumen, selama dua hari, 18–19 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi kurikulum madrasah agar lebih kontekstual, responsif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi serta karakter peserta didik. Sosialisasi menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yakni Pengawas Madrasah Kabupaten Kebumen, Hj. Wuryani, M.Pd., dan Mufid, M.Pd.

Peserta kegiatan tidak hanya berasal dari seluruh pendidik MAN 1 Kebumen, tetapi juga melibatkan perwakilan madrasah swasta yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah (KKM) binaan MAN 1 Kebumen. Di antaranya MA Salafiyah, MA Grogol Penatus, MA PK Ma’arif, MA An Nawawi, serta MA Ma’arif Sadang.

Dalam pemaparannya, Hj. Wuryani, M.Pd. menegaskan KMA 1503 Tahun 2025 menjadi penanda arah baru pengembangan kurikulum madrasah di tengah tantangan global dan derasnya arus disrupsi teknologi.

“Pendidikan madrasah tidak cukup hanya mentransfer ilmu pengetahuan. Dunia hari ini menuntut peserta didik mampu memahami, mengolah, dan mempraktikkan ilmunya dalam kehidupan nyata,” tegasnya.

Ia menjelaskan, kurikulum madrasah terbaru mengusung dua amanat utama. Pertama, penguatan kompetensi murid agar mampu berpikir kritis, inovatif, serta memiliki keterampilan hidup. Kedua, pembentukan karakter luhur melalui internalisasi nilai Panca Cinta, meliputi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta diri dan sesama, cinta lingkungan, serta cinta tanah air.

Sementara itu, Mufid, M.Pd. mengulas aspek teknis implementasi Panduan Kurikulum Madrasah. Menurutnya, KMA 1503 Tahun 2025 memberikan ruang luas bagi madrasah untuk berinovasi sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masing-masing.

“Kurikulum madrasah adalah living document, dokumen hidup yang harus terus direfleksikan dan dievaluasi berbasis data,” ujarnya.

Ia memaparkan sejumlah poin krusial dalam panduan kurikulum terbaru, mulai dari analisis karakteristik madrasah, penguatan delapan dimensi profil lulusan, fleksibilitas pengorganisasian pembelajaran, hingga pentingnya evaluasi berkala demi peningkatan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, MAN 1 Kebumen berharap seluruh pendidik memiliki pemahaman yang utuh serta kesiapan dalam mengimplementasikan kurikulum madrasah secara optimal. Dengan demikian, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang berilmu, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (K24/)*


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com