Pemerintahan

Hari Disabilitas Internasional 2025, Pemkab Kebumen Teguhkan Komitmen Menjadi Kabupaten Inklusif dan Berdaya

495
×

Hari Disabilitas Internasional 2025, Pemkab Kebumen Teguhkan Komitmen Menjadi Kabupaten Inklusif dan Berdaya

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Pemerintah Kabupaten Kebumen kembali meneguhkan komitmennya sebagai kabupaten inklusif melalui peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 yang digelar di Ballroom Mexolie Hotel Kebumen, Selasa (2/12/2025). Mengangkat tema “Disabilitas Menembus Batas untuk Kebumen Inklusif dan Berdaya”, acara ini dihadiri sekitar 300 peserta, terdiri dari penyandang disabilitas, keluarga, pendamping, pimpinan OPD, dan perwakilan berbagai lembaga.

Momentum tahunan yang jatuh pada 3 Desember ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak untuk memperkuat kesetaraan hak, akses pelayanan, serta kesempatan bagi penyandang disabilitas di Kebumen.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menekankan bahwa HDI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen pemerintah dalam membuka ruang yang sama bagi setiap warga.

“Tema tahun ini memberi pesan kuat. Kita diajak membuka akses dan memberi jalan agar saudara-saudara kita dapat melangkah lebih jauh,” tegas Bupati.

Sejak deklarasi sebagai Kabupaten Inklusif pada 2017, Pemkab Kebumen terus mengembangkan berbagai program, mulai dari penerapan pendidikan inklusi di sekolah, pembentukan Unit Layanan Disabilitas (ULD)—meliputi ULD Pendidikan, ULD Ketenagakerjaan, serta UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Pemerintah juga memastikan penyandang disabilitas terlibat secara aktif dalam proses perencanaan pembangunan, mulai dari musyawarah desa hingga tingkat kabupaten.

Melalui Dinsos P3A, berbagai program terus disalurkan, seperti bantuan permakanan, sandang, alat bantu, bantuan keuangan bagi disabilitas berat, hingga layanan rehabilitasi melalui Rumah Singgah Dosaraso bagi penyandang disabilitas mental.

Di sisi lain, Kebumen mendapat dukungan Program Kecamatan Berdaya dari Pemprov Jawa Tengah di empat kecamatan: Gombong, Sempor, Sadang, dan Bonorowo. Program ini berfokus pada perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas serta lansia.

Validasi data menjadi pekerjaan rumah yang terus disempurnakan. Saat ini tercatat 4.260 penyandang disabilitas dalam Data Terpadu Provinsi Jawa Tengah, sementara 4.781 lainnya merupakan data disabilitas mental dari Dinas Kesehatan PPKB Kebumen.

Bupati juga mengapresiasi dukungan Sentra Satria Baturraden Kemensos RI yang memberikan bantuan sembako, alat bantu, serta bantuan usaha, termasuk peran dunia usaha yang memberi peluang kerja bagi penyandang disabilitas.

Acara ini turut dihadiri Kepala Sentra Satria Baturraden Kemensos RI Darmanto, Anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, serta Komisi B DPRD Kebumen Saiful Anwar.

Rangkaian pra-acara berlangsung meriah, menampilkan Netra Band, Tari Gambyong oleh siswa SLB Tamanwinangun, serta gerak dan lagu disabilitas. Selain itu, diberikan penghargaan kepada perusahaan yang mempekerjakan penyandang disabilitas, penyerahan kursi roda adaptif, serta bantuan sosial bencana alam dan non-alam.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca