Bencana AlamPERISTIWA

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kebumen, Belasan Desa Terendam Banjir

98548
×

Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Kebumen, Belasan Desa Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Kebumen pada Minggu malam, 23 November 2025. Hujan deras yang terjadi sejak sore hingga malam hari, disertai angin kencang, mengakibatkan tanah longsor dan banjir di sejumlah wilayah. BPBD Kebumen menyebut dampak bencana cukup luas, terutama di Kecamatan Rowokele, Karangsambung, Alian, dan Kebumen.

Humas BPBD Kebumen, Heri Purwanto, dalam laporan resmi Pusdalops PB BPBD yang dirilis Senin dini hari (24/11) pukul 02.00 WIB, menyampaikan bahwa tim terus melakukan pemantauan, asesmen cepat, serta penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak.

Longsor Terjang Rowokele, Dua Titik Rusak Permukiman

Kecamatan Rowokele menjadi salah satu wilayah paling terdampak. Di Desa Giyanti, longsor terjadi di belakang rumah milik Samin (RT 03 RW 05) dengan panjang tebing sekitar 5 meter dan tinggi 6 meter. Material tanah juga menimbun sebagian area pekarangan.

Longsor kedua terjadi di depan rumah Rotiman (RT 08 RW 06), di mana tanah amblas sepanjang 30 meter dengan kedalaman 1 meter. Kondisi ini mengikis pondasi rumah bagian depan dan berpotensi membahayakan bangunan jika hujan kembali turun.

Belasan Desa Terendam, Banjir Meluas di Tiga Kecamatan

Selain longsor, banjir turut melanda tiga kecamatan, mencakup 12 desa dan 12 titik lokasi.

  1. Kecamatan Karangsambung
    Desa Plumbon – Luapan Sungai Kedungbener menggenangi Dukuh Pekalongan dengan ketinggian air 30–50 cm. Genangan berlangsung 20–30 menit dan saat ini telah surut.
  2. Kecamatan Alian
    Enam desa terdampak dengan ketinggian air 40–80 cm:
    • Krakal – Genangan 40–50 cm, mulai surut.
    • Kalirancang – Genangan di depan Pasar Hewan, air surut.
    • Sawangan – Air 40–50 cm, berangsur surut.
    • Seliling – Empat dukuh terendam 60–80 cm, kondisi belum surut.
    • Surotrunan – Genangan 60 cm berdampak pada 63 KK (135 jiwa), air belum surut.
    • Bojongsari – Air 50 cm di dua RT hingga pukul 22.48 WIB.
  3. Kecamatan Kebumen
    • Roworejo – Genangan 20–30 cm.
    • Tanahsari – Air 40 cm di Dukuh Kedungrandu.
    • Candiwuluyo – Genangan 20–30 cm di Dukuh Krajan.
    • Sumberadi – Air 60 cm merendam komplek Pondok AL-Khafi Somalangu.
    • Jatisari – Genangan 40 cm di Dukuh Kedungjati.

BPBD Kebumen bersama relawan masih berada di lapangan untuk pendataan dan penanganan lanjutan.

Upaya Penanganan Terus Dilakukan

Hingga saat ini, BPBD Kebumen belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun pengungsian. Pendataan terkait kerusakan dan kerugian masih berlangsung.

BPBD Kebumen juga melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Memperbarui data lapangan secara berkala.
  2. Menurunkan personel dan relawan ke titik terdampak.
  3. Mengirimkan peralatan kebencanaan.
  4. Melakukan koordinasi lintas sektor.
  5. Menyiapkan dapur umum jika situasi memburuk.

Masyarakat diimbau tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi beberapa hari ke depan, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca