PemerintahanReligi

Rayakan Hari Santri, WBP Rutan Kebumen Didorong Berbenah Lewat Majelis ‘Bengkel Hati’”

1630
×

Rayakan Hari Santri, WBP Rutan Kebumen Didorong Berbenah Lewat Majelis ‘Bengkel Hati’”

Sebarkan artikel ini
Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen Pramu Sapta menyerahkan sertifikat kepada warga binaan yang baru memeluk Islam, disaksikan Kepala Kesbangpol Kebumen Widiatmoko dan narasumber dari Majelis Bengkel Hati.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Kebumen menggelar kegiatan “Santri Sambang Rutan” bersama Majlis Bengkel Hati. Kegiatan ini menghadirkan nuansa spiritual dan motivasi bagi warga binaan sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang penuh makna.

Kegiatan berlangsung penuh khidmat di halaman Rutan, Rabu 22 Oktober 2025. Acara menghadirkan narasumber Gus Muhammad Nasrulloh dari Majlis Bengkel Hati. Hadir pula Kepala Kesbangpol Kebumen Widiatmoko mewakili Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Rutan Kelas II B Kebumen, Pramu Sapta, A.Md.IP., S.H., M.H., juga menyerahkan secara simbolis sertifikat kepada salah satu warga binaan yang baru menjadi mualaf.

Kepala Rutan Kelas II B Kebumen, Pramu Sapta, A.Md.IP., S.H., M.H., menjelaskan kegiatan ini baru pertama kalinya digelar. Tujuanya yakni untuk memberikan tauziah dan penyegaran rohani bagi warga binaan.

“Alhamdulillah, kedatangan tim dari Majlis Bengkel Hati hari ini membawa kedamaian dan motivasi. Kegiatan ini baru pertama kali kami adakan, dan kami berharap bisa rutin dilakukan ke depannya,” ujarnya.

Saat ini, Rutan Kelas IIB Kebumen menampung 180 warga binaan, baik pria maupun wanita. Untuk kasus terbanyak didominasi narkoba.

Suasana penuh khidmat saat Gus Muhammad Nasrulloh memberikan tausiyah dan motivasi kepada warga binaan Rutan Kebumen dalam rangka Hari Santri Nasional 2025.

Dalam sambutannya yang dibacakan Widiatmoko, Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat berbagi momen penuh makna bersama warga binaan.

“Kegiatan seperti ini terasa sederhana, tapi sangat berharga. Di sini, kita berbagi semangat, harapan, dan doa,” ujar Bupati. Ia menegaskan bahwa semangat Hari Santri bukan hanya milik santri di pesantren, tetapi bagi siapa saja yang mau belajar, memperbaiki diri, dan berjuang menuju kebaikan.

Bupati Lilis menambahkan, “Santri sejati tidak hanya diukur dari tempatnya, tapi dari sikap hatinya: sabar, kuat, dan terus berusaha memperbaiki diri.” Ia juga mengingatkan warga binaan bahwa setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua, bahkan keseratus, selama memiliki niat dan kemauan untuk berubah.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Lilis atas kerja sama Rutan Kelas II B dan Majlis Bengkel Hati yang telah menyelenggarakan acara penuh nilai spiritual dan kemanusiaan. Ia menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh peserta menjadikan momentum Hari Santri sebagai langkah memperbaiki diri dan memperkuat semangat hidup.

“Setiap hari adalah kesempatan baru untuk menjadi versi terbaik dari diri kita sendiri. Mari terus berbenah, karena tidak ada kata terlambat untuk kebaikan,” tutup Bupati.

Sementara itu, Gus Muhammad Nasrulloh memberikan tausiyah dan motivasi yang menyentuh hati warga binaan, mendorong mereka untuk memanfaatkan momen peringatan Hari Santri Nasional sebagai refleksi diri dan pembenahan diri.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.