PERISTIWA

Hari Kedua Pencarian, Pemuda Terseret Ombak di Pantai Ambal Belum Ditemukan

1499
×

Hari Kedua Pencarian, Pemuda Terseret Ombak di Pantai Ambal Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Pantai Ambal, Ambal, Kebumen, dalam upaya pencarian Ariful Ambiyah yang terseret ombak.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Upaya pencarian seorang pemuda yang terseret ombak di Pantai Ambal, Desa Ambalresmi, Kecamatan Ambal, masih terus dilakukan. Hingga Jumat (3/10/2025), memasuki hari kedua, korban belum juga ditemukan.

Korban diketahui bernama Ariful Ambiyah (22), warga Dukuh Pregolan, Desa Selotumpeng, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Peristiwa nahas itu terjadi pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menjelaskan, “Korban sebelumnya memarkirkan sepeda motornya di area Pantai Ambal, kemudian berenang. Tidak lama berselang, korban diduga terseret arus hingga tidak terlihat lagi.”

Polisi menemukan identitas korban melalui Kartu Indonesia Sehat yang ditinggalkan di gazebo tepi pantai. Pihak keluarga yang dihubungi Polsek Ambal membenarkan identitas tersebut.

Sejak kejadian, tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian. Pada hari kedua, pencarian dipimpin oleh Satpolairud Polres Kebumen dan melibatkan berbagai unsur, antara lain: Polsek Ambal, Basarnas Pos Cilacap, SAR Arnavat, BPBD Kebumen, SAR MTA, SAR SIGAP, PMI Kecamatan Ambal, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

“Kegiatan pencarian dimulai pukul 09.00 WIB hingga sore hari. Beberapa personel Satpolairud yang terlibat antara lain Aiptu Hendra I, Aipda Martin, Aipda Catur N, dan Bripka Ade Dhani,” tambah Kompol Faris.

Sejumlah petugas dan relawan memantau arus laut Pantai Ambal, lokasi terakhir korban terlihat sebelum terseret ombak.

Meski telah dilakukan pencarian maksimal, hingga sore korban belum ditemukan. Situasi di lokasi tetap aman dan kondusif, sementara tim gabungan berkomitmen melanjutkan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Polres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai selatan Jawa. Ombak besar dan arus kuat sangat berisiko terhadap keselamatan pengunjung.

Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menambahkan, “Informasi awal yang diterima menunjukkan korban terlihat menceburkan diri ke laut sekitar pukul 14.00 WIB. Saksi melaporkan kejadian ke perangkat desa, yang diteruskan ke USS Kebumen dan USS Banyumas untuk melakukan pencarian dan pertolongan.”terangnya.

Hingga saat ini, operasi SAR dihentikan sementara dan dilakukan pemantauan di sekitar lokasi. Operasi akan dilanjutkan esok pagi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.