Pendidikan

Meriah! Door Prize dan Dai Cilik Warnai Puncak Peringatan Hari Santri di MTsN 2 Kebumen

1061
×

Meriah! Door Prize dan Dai Cilik Warnai Puncak Peringatan Hari Santri di MTsN 2 Kebumen

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana peringatan Hari Santri Nasional 2025 di MTs Negeri 2 Kebumen berlangsung meriah. Dengan tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”, kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjuangan santri sekaligus ajang mempererat silaturahmi seluruh warga madrasah.

Acara dibuka dengan apel besar yang diikuti 1.028 peserta, terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan, di Halaman MTs setempat, Rabu 22 Oktober 2025. Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan mujahadah bersama yang menghadirkan suasana religius penuh kekhusyukan. Lantunan dzikir dan doa menggema di seluruh area madrasah, menumbuhkan rasa syukur dan memperkuat keimanan para peserta didik.

Suasana makin meriah ketika seluruh warga madrasah mengikuti jalan sehat santri mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini tak hanya menumbuhkan semangat hidup sehat, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga madrasah.

Puncak kemeriahan terjadi saat pembagian door prize menarik, termasuk lima unit sepeda yang menjadi hadiah utama. Riuh sorak gembira terdengar setiap kali nomor undian diumumkan. Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari SMK Ma’arif 1 Kebumen, Bupati Kebumen, serta Solidaritas Guru dan Pegawai MTsN 2 Kebumen, yang turut menambah semangat peserta.

Tak kalah menarik, acara turut dimeriahkan oleh penampilan dai cilik dari perwakilan tiap kelas. Dengan penuh percaya diri, para dai muda ini menyampaikan tausiyah singkat bertema perjuangan santri dan ulama dalam kemerdekaan Indonesia. Ucapan polos namun sarat makna dari para dai cilik berhasil memukau hadirin dan mendapat tepuk tangan meriah.

Kepala MTsN 2 Kebumen, Wahyono Hadi Susilo, S.Pd., M.P.Mat., dalam amanatnya menegaskan Hari Santri bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk meneladani nilai perjuangan dan keikhlasan para santri.

“Semangat jihad santri harus terus hidup dalam diri siswa. Nilai keikhlasan, disiplin, dan cinta tanah air harus menjadi dasar bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata dalam kemajuan bangsa,” ujar Wahyono.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com