PemerintahanPendidikan

Darurat Pendidikan! 240 SD Negeri di Kebumen Tanpa Kepala Sekolah, Ini Penyebabnya

168
×

Darurat Pendidikan! 240 SD Negeri di Kebumen Tanpa Kepala Sekolah, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI

KEBUMEN, Kebumen24.com – Sebanyak 240 Sekolah Dasar (SD) negeri di Kabupaten Kebumen hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif. Kondisi ini terjadi akibat panjangnya proses rekrutmen yang harus melalui berbagai tahapan administratif dan persetujuan dari sejumlah pihak.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Sosialisasi Kebijakan Disdikpora Kebumen yang digelar di Aula Diponegoro, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kebumen, Senin (20/4/2026).

Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikpora Kebumen, Budi Santoso, menjelaskan bahwa sistem pengangkatan kepala sekolah saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga membutuhkan waktu lebih lama.

“Permasalahan utamanya ada pada sistem perekrutan. Saat ini mekanismenya berbeda dengan sebelumnya,” ujarnya.

Menurutnya, proses pengangkatan kepala sekolah kini harus melalui tim pertimbangan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari dewan pendidikan, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, koordinator pengawas, hingga Kepala Bidang Sekolah Dasar.

Di Kabupaten Kebumen, pembentukan dewan pendidikan sempat belum rampung, sehingga pemerintah daerah harus menyelesaikan pembentukan tersebut sekaligus menyusun tim pertimbangan sebagai bagian dari proses seleksi.

Selain itu, pengangkatan kepala sekolah juga menggunakan sistem Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS) yang mengharuskan adanya respons dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan penerbitan pertimbangan teknis (pertek) hingga Surat Keputusan (SK) Bupati.

“Prosesnya cukup panjang. Harus menunggu respons dari BKN, kemudian turun pertek, baru bisa diterbitkan SK Bupati,” jelasnya.

Meski demikian, Disdikpora memastikan terus berupaya mempercepat proses tersebut. Targetnya, pelantikan kepala sekolah definitif dapat dilakukan sebelum Mei 2026.

“Kami terus mengupayakan percepatan. Target kami sebelum Mei sudah ada pelantikan kepala sekolah,” tambahnya.

Dari total 730 SD negeri di Kebumen, sebanyak 240 sekolah saat ini masih kosong kepala sekolah. Jika ditambah dengan sekolah swasta, total SD di Kebumen mencapai 748 sekolah.

Tidak hanya di tingkat SD, kekosongan juga terjadi di jenjang SMP negeri. Dari total 56 SMP negeri, sebanyak 22 sekolah belum memiliki kepala sekolah definitif. Untuk sementara, posisi tersebut diisi oleh pelaksana tugas (Plt).

Selain faktor administratif, rendahnya minat guru untuk menjadi kepala sekolah juga menjadi tantangan tersendiri. Minimnya tunjangan serta besarnya tanggung jawab dinilai menjadi penyebab utama.

“Tidak ada tunjangan khusus, hanya gaji dan PPG seperti guru biasa, tetapi tanggung jawabnya besar. Ditambah risiko lain seperti tekanan dari berbagai pihak, sehingga minat menjadi kepala sekolah semakin menurun,” pungkas Budi.(K24/Ilham)


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com