PERISTIWA

Hanyut di Saluran Irigasi, Santri di Banyumas Ditemukan Tak Bernyawa

1283
×

Hanyut di Saluran Irigasi, Santri di Banyumas Ditemukan Tak Bernyawa

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan tengah mengevakuasi jasad Maftuh, santri yang tenggelam di saluran irigasi Desa Kebarongan, Banyumas, Rabu (23/10/2025) pagi.

BANYUMAS, Kebumen24.com – Memasuki hari kedua pencarian, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan jasad seorang santri yang tenggelam di saluran irigasi Desa Kebarongan, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Korban, Maftuh (14), warga Karangmangu, Cilacap, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Rabu pagi (23/10) sekitar pukul 07.40 WIB.

Komandan Tim SAR Gabungan Suyanto menjelaskan, pencarian dilakukan melalui empat unit Search and Rescue (SRU) untuk mempercepat proses evakuasi.

“SRU 1 menyisir permukaan air sejauh 3 km ke hilir dari titik lokasi terakhir korban. SRU 2 melakukan body rafting sejauh 2 km ke arah Kemranjen. SRU 3 menyisir darat 2 km ke arah Danasri sekaligus menyebarkan informasi kepada masyarakat, dan SRU 4 memantau titik-titik penyempitan arus yang berpotensi menghambat laju korban,” jelas Suyanto.

Pencarian intensif itu membuahkan hasil ketika korban ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi awal. Tim SAR langsung mengevakuasi Maftuh dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di rumah duka.

Kejadian naas bermula pada Selasa (22/10) sekitar pukul 15.30 WIB, saat Maftuh, santri Pondok Hidayatul Mubtadiin Kebarongan, terseret arus deras di saluran irigasi setempat. Saksi mata yang melihat kejadian segera melapor ke potensi SAR lokal. Informasi kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap oleh Ety Sutopo sekitar pukul 18.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Unit Siaga SAR Banyumas, Brian Gautama, langsung mengerahkan dua tim penyelamat. Tim SAR tiba di lokasi pukul 18.51 WIB, melakukan koordinasi dengan potensi SAR setempat, melakukan asesmen, dan menyusun rencana pencarian menggunakan peralatan air, rubber boat, alat selam, dan komunikasi.

“Sekitar pukul 18.15 WIB, kami mengirim satu tim rescuer dari USS Banyumas dan satu tim dari Kantor SAR Cilacap menuju lokasi kejadian,” ujar Brian.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com