PemerintahanPERISTIWA

DIterjang Hujan Deras, Pohon Akasia Tumbang Timpa Mobil di Depan RS PKU Sruweng

1722
×

DIterjang Hujan Deras, Pohon Akasia Tumbang Timpa Mobil di Depan RS PKU Sruweng

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, Selasa sore (21/10/2025), menyebabkan sebuah pohon akasia berukuran besar tumbang dan menimpa mobil Mitsubishi L300 bernomor polisi AA-8841-DJ yang tengah melintas di Jalan Raya Sruweng–Kebumen, tepat di depan RS PKU Muhammadiyah Sruweng.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pengemudi mobil, Miftakhusurur (37), warga Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, hanya mengalami syok ringan. Namun, mobil yang dikemudikannya mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca depan akibat tertimpa batang pohon.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri, membenarkan peristiwa itu.

“Insiden terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras disertai angin menggoyang pohon akasia berdiameter sekitar dua meter di tepi jalan. Pohon tumbang secara tiba-tiba dan menimpa mobil yang sedang melintas. Tidak ada korban jiwa. Petugas langsung melakukan evakuasi agar arus lalu lintas segera pulih,” jelas Kompol Faris, Rabu (22/10/2025).

Mendapat laporan, Kapolsek Sruweng AKP Mardi bersama personel segera menuju lokasi. Tim gabungan dari BPBD Kebumen, Damkar, DLHKP, PMI, dan aparat Kecamatan Sruweng juga turun tangan membantu proses evakuasi.

Petugas sempat menutup sebagian jalan untuk memudahkan pemotongan batang pohon yang melintang di badan jalan. Sekitar pukul 17.30 WIB, arus lalu lintas kembali normal.

Menurut AKP Mardi, kondisi tanah yang labil akibat curah hujan tinggi diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon.

“Kami imbau warga agar tetap waspada, terutama di jalur yang banyak pepohonan besar. Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Dua saksi di lokasi, Mibasir (40), karyawan RS PKU Muhammadiyah Sruweng, dan Bambang Supriaji (57), seorang PNS, menyebutkan bahwa pohon tumbang secara mendadak saat arus lalu lintas sedang ramai.

“Tiba-tiba saja pohon itu roboh, suaranya keras sekali. Untung pengemudi bisa selamat,” kata Bambang.

Polisi telah melakukan penanganan dengan mendata saksi, mengatur lalu lintas, dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.

“Seluruh material pohon dan kendaraan sudah berhasil dievakuasi. Situasi lalu lintas kini normal kembali,” imbuh AKP Mardi.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara di tengah hujan deras, serta segera melapor jika menemukan pohon yang berpotensi tumbang.

Sementara itu, berdasarkan data Pusdalops BPBD Kebumen hingga pukul 21.00 WIB, tercatat, Tanah Longsor: 2 titik (Karangsambung & Prembun). Cuaca Ekstrem: 7 wilayah (Petanahan, Bonorowo, Ayah, Klirong, Sruweng, Mirit, dan Kuwarasan).

Langkah penanganan cepat dilakukan oleh Tim TRC BPBD Kebumen dengan melakukan asesmen, pembersihan material longsor, evakuasi pohon tumbang, serta penyaluran logistik untuk warga terdampak.

Dalam operasi tanggap darurat ini, seluruh unsur lintas instansi ikut terlibat, meliputi TNI, Polri, DPUPR, Dinsos, DLHKP, Damkar, PMI, Tagana, PLN, serta para relawan.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang turut membantu penanganan darurat. Masyarakat kami imbau tetap waspada terhadap potensi bencana susulan akibat cuaca ekstrem beberapa hari ke depan,” tulis keterangan resmi BPBD Kebumen.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com