PERISTIWA

Data Terkini! Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 34 Santri Meninggal, 104 Selamat

2042
×

Data Terkini! Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 34 Santri Meninggal, 104 Selamat

Sebarkan artikel ini
Tim SAR berjibaku mengevakuasi korban reruntuhan mushala Ponpes Al Khoziny Sidoarjo pada Minggu (5/10/2025) dini hari. (Dok. Basarnas Surabaya/Kompas.com)

SIDOARJO, Kebumen24.com – Jumlah korban jiwa akibat reruntuhan mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, terus bertambah. Hingga Minggu (5/10/2025) pukul 05.00 WIB, tercatat 34 orang meninggal dunia dan 104 orang berhasil selamat dari total 138 korban.

Proses evakuasi kini memasuki hari ketujuh. Pada hari keenam pencarian, tim gabungan mengevakuasi 12 korban, termasuk satu bagian tubuh. Direktur Operasi BNPB, Laksamana TNI Yudhi Bramantyo, mengatakan sebagian korban ditemukan tidak utuh akibat terhimpit material bangunan, bukan karena penggunaan alat berat.

“Di hari keenam pencarian terdapat 11 korban dan satu body part berhasil dievakuasi,” ujarnya, Minggu (5/10/2025).

Memasuki dini hari, petugas terus menyisir reruntuhan. Sekitar pukul 01.48 WIB, delapan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sektor A3. Saat ini, fokus pembersihan puing diarahkan ke sisi utara bangunan yang tidak terintegrasi dengan struktur utama.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menyebut progres evakuasi telah mencapai 60 persen. Mayoritas puing di sektor A4 sudah disingkirkan, dan kini pencarian berlanjut ke sektor A3 dan A2.

“Sebagian besar korban diduga tertimbun di sektor A4, pusat runtuhan yang difungsikan sebagai mushala. Di tempat itu, para santri diketahui tengah melaksanakan salat Ashar saat kejadian,” jelas Nanang.

Hingga saat ini, baru lima korban berhasil diidentifikasi. Sisanya masih dalam proses identifikasi di RS Bhayangkara Surabaya. Tim SAR memperkirakan jumlah korban masih bisa bertambah seiring proses evakuasi yang terus berjalan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.