PemerintahanPendidikanPERISTIWA

Aksi Demo Mahasiswa Kebumen di Depan Mapolres: Ternyata ini Tuntutannya!

2773
×

Aksi Demo Mahasiswa Kebumen di Depan Mapolres: Ternyata ini Tuntutannya!

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Zaeni Miftah bersama Kapolres AKBP Eka Baasith berdialog dengan mahasiswa peserta aksi solidaritas di halaman Mapolres Kebumen.

KEBUMEN, Kebumen24.com – Puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Kebumen menggelar aksi solidaritas di depan Mapolres Kebumen, Sabtu (30/8/2025). Dengan membawa spanduk dan poster berisi pesan moral, para mahasiswa menyerukan penghentian tindakan represif aparat terhadap rakyat.

Aksi dimulai dari titik kumpul yang disepakati peserta, lalu dilanjutkan dengan long march menuju Gedung DPRD Kebumen. Aliansi Mahasiswa Kebumen dalam pernyataannya menegaskan kritik terhadap aparat keamanan yang dinilai semakin represif.

“Jika aparat sudah tidak bisa membedakan rakyat dan musuh negara, mungkin sudah saatnya rakyat bertanya: siapa sebenarnya yang sedang dijaga?” demikian bunyi seruan aksi tersebut.

Aksi ini diikuti berbagai elemen mahasiswa, di antaranya HMI, IMM, PMII, GMNI, BEM se-Kebumen, serta organisasi kepemudaan lainnya.

Enam Tuntutan Aksi Solidaritas Mahasiswa Kebumen

  1. Menindak tegas aparat kepolisian yang melakukan tindakan represif terhadap massa aksi.
  2. Menuntut pertanggungjawaban penuh atas korban kekerasan aparat.
  3. Menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).
  4. Mendesak reformasi Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia.
  5. Meminta Kapolres Kebumen menyatakan sikap tegas berpihak kepada rakyat dan mengadili aparat yang represif.
  6. Menegaskan agar Kepolisian kembali ke fungsi utama: melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Di tengah aksi, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah bersama Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith turun langsung menemui massa di halaman Mapolres. Keduanya mengajak mahasiswa menjaga ketertiban dan kondusivitas wilayah.

Kapolres menegaskan pihaknya terbuka terhadap kritik dan aspirasi mahasiswa, namun mengingatkan agar aksi tetap damai.
“Kami siap menerima kritik dan masukan dari teman-teman mahasiswa. Namun, kami berharap aksi ini berjalan damai dan tidak anarkis,” ujarnya.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat kepolisian. Usai menyampaikan aspirasi, massa membubarkan diri secara tertib.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.