KEBUMEN, Kebumen24.com – Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith secara resmi melepas keberangkatan 17 jamaah umroh bersama Nawara Tour and Travel dari halaman Polres Kebumen, Selasa (26/8/2025). Keberangkatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kompol Farid Budiman beserta jajaran pejabat utama Polres Kebumen, serta para tokoh agama seperti Pengasuh Pondok Pesantren Al Hasani Gus H. Asyhari Muhammad Al Hasani, Gus Lukman Al Hasani, dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah Karangsari Gus Johan Amru Al Hafidz.
Dalam sambutannya, Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith menyampaikan pesan dan doa kepada para jamaah agar perjalanan menuju tanah suci diberikan kelancaran tanpa hambatan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental selama menjalankan ibadah, mengingat kondisi cuaca dan aktivitas di Mekkah maupun Madinah cukup menguras tenaga.
“Selamat jalan kepada seluruh jamaah. Jaga kesehatan selama berada di tanah suci, serta ikuti seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan baik. Semoga ibadah umroh ini membawa keberkahan dan menjadi pengalaman spiritual yang berharga,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolres menegaskan bahwa ibadah umroh bukan hanya perjalanan ritual semata, melainkan sebuah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ia berharap seluruh jamaah dapat memanfaatkan waktu di tanah suci sebaik mungkin, memperbanyak doa, dzikir, serta mempererat ukhuwah islamiyah sesama jamaah.
Pendamping jamaah umroh Kebumen, Gus Fachrudin Ahmad Nawawi dan Gus Fahmi Al Hasani dari Nawara Tour and Travel, menjelaskan bahwa total jamaah yang berangkat kali ini berjumlah 21 orang. Dari Kebumen sebanyak 17 jamaah, di mana 10 di antaranya merupakan penerima hadiah umroh gratis dari Polres Kebumen, terdiri dari takmir masjid, petugas kebersihan, hingga wartawan senior. Sementara itu, dari Yogyakarta bergabung 4 jamaah.
“Keberangkatan diawali dari Polres Kebumen menuju Bandara YIA Yogyakarta, kemudian transit ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta, sebelum diterbangkan langsung ke Mekkah. Ibadah umroh ini berlangsung selama sembilan hari, insyaallah rombongan akan kembali ke Kebumen pada 4 September mendatang,” terang Gus Fachrudin.

Ia menambahkan, seluruh jamaah sebelumnya telah mengikuti manasik umroh sebagai bekal pengetahuan dan praktik sebelum berangkat ke tanah suci. Dalam manasik, para jamaah dibimbing mengenai tata cara thawaf, sa’i, hingga doa-doa yang perlu diamalkan selama berada di Mekkah dan Madinah. Hal ini diharapkan dapat membantu jamaah agar lebih siap, tenang, dan memahami setiap rangkaian ibadah yang dijalani.
Selain fokus pada ibadah utama, para jamaah juga dijadwalkan melakukan ziarah ke makam Rasulullah SAW di Madinah. Mereka juga akan berkunjung ke sejumlah tempat bersejarah yang menjadi saksi perjalanan dakwah Islam.
Tidak hanya itu, jamaah pun berkesempatan menikmati wisata religi dan mengenal budaya lokal Arab. Beberapa destinasi seperti pasar tradisional, pusat oleh-oleh khas Timur Tengah, hingga kuliner setempat turut menjadi agenda perjalanan, menambah pengalaman spiritual sekaligus budaya bagi jamaah.
“Harapan kami, para jamaah bisa menjalani ibadah dengan khusyuk, penuh rasa syukur, serta menjadikannya sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Lebih dari itu, semoga pengalaman ini membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari ketika mereka kembali ke tanah air,” pungkasnya. (K24/Ilham)
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















