PemerintahanPendidikan

Dukung Generasi Sehat, Ratusan Pelajar Kebumen Ikuti Edukasi Pangan B2SA

985
×

Dukung Generasi Sehat, Ratusan Pelajar Kebumen Ikuti Edukasi Pangan B2SA

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com  – Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Salah satunya melalui Gerakan Konsumsi Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang digelar meriah di Alun-alun Pancasila, Selasa (26/8/2025), bertepatan dengan rangkaian Kebumen Fest 2025.

Kegiatan edukatif ini diikuti sekitar 500 pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA dari berbagai sekolah di Kabupaten Kebumen. Mereka antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas interaktif.

“Peserta berasal dari SDN 1 Kutosari, SDN 2 Kebumen, SD Pius Kebumen, SMPN 1 Kebumen, SMPN 2 Kebumen, SMPN 3 Kebumen, SMPN 5 Kebumen, SMPN 7 Kebumen, hingga SMAN 1 Kebumen,” jelas Kepala Distapang Kebumen, Teguh Yuliono.

Hadir langsung di tengah pelajar, Bupati Kebumen Lilis Nuryani disambut penuh semangat. Banyak siswa yang berebut untuk bersalaman hingga berfoto bersama orang nomor satu di Kebumen itu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lilis sempat berdialog dengan sejumlah pelajar. Salah satunya Keita, siswi SMPN 3 Kebumen, yang mengaku sarapan dengan sosis dan telur. Dengan ramah, Bupati Lilis menyarankan Keita agar membiasakan diri makan sayur, sembari memberikan hadiah berupa mug karena keberaniannya menjawab.

Hal serupa juga terjadi saat Bupati berbincang dengan Aqis, siswa SD Pius Bakti Utama. Aqis dengan percaya diri menyebut menu sarapannya ayam, dan ia juga mengaku suka makan sayur.

“Rajin belajar, rajin beribadah, dan jangan lupa makan makanan sehat ya,” pesan Bupati Lilis kepada seluruh peserta.

Melalui program ini, Pemkab Kebumen ingin menanamkan kesadaran pentingnya pola makan sehat. Konsep “Isi Piringku B2SA” diperkenalkan, yakni 1/3 makanan pokok, 1/3 sayuran, 1/6 lauk-pauk, dan 1/6 buah-buahan.

Tujuannya tak lain untuk mencegah berbagai masalah gizi seperti anemia, kurang energi kronis (KEK), hingga stunting yang bisa menghambat tumbuh kembang anak.

Sebagai bentuk edukasi nyata, setiap peserta menerima paket makanan B2SA senilai Rp20 ribu yang berisi sari kacang hijau, pisang, telur, kacang, serta olahan singkong (gethuk). Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Lilis bersama Kadistapang Teguh Yuliono kepada perwakilan delapan sekolah.

Tahun ini, Distapang Kebumen menganggarkan Rp100 juta untuk kegiatan serupa, yang sebelumnya juga telah digelar di Kutowinangun dan Sempor.

Dengan edukasi B2SA yang dikemas menyenangkan, diharapkan para pelajar terbiasa mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang. Lebih dari itu, pola makan sehat akan menjadi budaya yang berkelanjutan sehingga tercipta generasi muda Kebumen yang tidak hanya cerdas, tetapi juga sehat, kuat, dan siap berkontribusi positif di masa depan.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com