PERISTIWA

Diduga Korsleting Listrik, Gudang BBM Satpolairud Polres Kebumen Terbakar

1063
×

Diduga Korsleting Listrik, Gudang BBM Satpolairud Polres Kebumen Terbakar

Sebarkan artikel ini
Gudang BBM milik Satpolairud Polres Kebumen yang terbakar pada Sabtu dini hari (2/8/2025). Api berhasil dipadamkan setelah hampir empat jam upaya pemadaman. (Foto: Dok.Kebumen Sorot.co)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Kebakaran hebat melanda gudang milik Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kebumen yang terletak di kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Logending, Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Sabtu (2/8/2025) dini hari sekitar pukul 04.35 WIB.

Gudang berukuran sekitar 10 x 10 meter tersebut diketahui menyimpan bahan bakar minyak (BBM) dan sejumlah peralatan operasional. Api pertama kali diketahui oleh seorang anggota piket jaga yang melihat kobaran api muncul dari dalam bangunan.

“Anggota piket melihat api muncul dari dalam gudang, kemudian langsung memberitahu rekan lainnya dan berusaha memadamkan api secara manual dengan alat pemadam api ringan (APAR),” jelas Kasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kebumen, Teguh Sumarno.

Sayangnya, upaya pemadaman awal tak berhasil menahan laju api. Kobaran justru semakin membesar dan sulit dikendalikan. Petugas pun segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk bantuan.

“Laporan kami terima pukul 04.43 WIB. Tim dari Pos Damkar Gombong langsung diberangkatkan dua menit kemudian. Perjalanan sekitar 27 kilometer dan tim tiba di lokasi pukul 05.15 WIB,” ungkap Teguh.

Pemadaman berlangsung cukup lama hingga api benar-benar padam pada pukul 08.30 WIB. Selain Pos Damkar Gombong, satu unit tambahan dari Pos Damkar Petahanan turut membantu proses pemadaman.

Teguh menyebut penyebab kebakaran sementara diduga kuat akibat korsleting listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

“Hingga saat ini, kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian,” ujarnya.

Pihaknya juga mengimbau agar seluruh instansi dan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan kelistrikan dan penyimpanan bahan mudah terbakar.

“Kami harap kejadian serupa tidak terulang kembali,” tutup Teguh.(K24/*).

Sumber: kebumen.sorot.co


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

@Kebumen24.com