SOSIAL

Sosialisasi Unik di Pasar Tradisional, Polres Kebumen Bagikan Reward bagi Pengendara Tertib

973
×

Sosialisasi Unik di Pasar Tradisional, Polres Kebumen Bagikan Reward bagi Pengendara Tertib

Sebarkan artikel ini
Personel Satlantas Polres Kebumen saat menyosialisasikan Operasi Patuh Candi 2025 kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Tumenggungan, Rabu (23/7/2025). Edukasi dilakukan secara langsung dan santai di tengah aktivitas pasar.(Dok. Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Polres Kebumen terus menggelorakan semangat tertib berlalu lintas di tengah masyarakat melalui Operasi Patuh Candi 2025. Dengan pendekatan humanis dan kreatif, Satlantas Polres Kebumen menggelar sosialisasi langsung di Pasar Tumenggungan pada Rabu (23/7/2025), menyasar para pedagang dan pengunjung pasar tradisional.

Tak seperti biasanya, para personel Satlantas hadir menyapa warga dengan pengeras suara, membagikan brosur edukatif, dan mengedukasi pentingnya keselamatan berkendara secara langsung dari lorong ke lorong pasar. Kehadiran polisi lalu lintas ini pun menarik perhatian dan antusiasme warga.

Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menyampaikan bahwa sosialisasi di ruang publik seperti pasar menjadi cara efektif untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

“Momen seperti ini sangat baik untuk menyampaikan pesan tertib berlalu lintas agar lebih mengena. Edukasi bisa langsung diterima masyarakat secara santai namun tetap bermakna,” ujar Kompol Faris.

Tak hanya edukasi, warga yang kedapatan telah tertib berlalu lintas juga berpeluang mendapatkan reward atau penghargaan dari pihak kepolisian. Bentuk penghargaan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Mungkin ini juga yang membuat sebagian masyarakat menantikan Operasi Patuh Candi, karena mereka tahu akan ada apresiasi bagi yang patuh,” imbuhnya.

Kompol Faris juga menekankan bahwa tujuan utama dari Operasi Patuh Candi yang berlangsung dari 14 hingga 27 Juli 2025 ini adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas, bukan sekadar menindak pelanggar.

“Operasi ini lebih kepada upaya preventif dan edukatif. Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, tapi karena sadar akan pentingnya keselamatan,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih persuasif dan humanis, Polres Kebumen berharap budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar kuat di tengah masyarakat.(k24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.