PemerintahanWisata

IWAKK “Walet Emas” Mantap Dukung Kebumen Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

3026
×

IWAKK “Walet Emas” Mantap Dukung Kebumen Pertahankan Status UNESCO Global Geopark

Sebarkan artikel ini
Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Ketua Umum IWAKK "Walet Emas" Mayjen TNI (Purn.) Ibnu Darmawan dan rombongan saat audiensi di Ruang Aroengbinang, Kamis (10/7).

KEBUMEN, Kebumen24.com — Komitmen membangun kampung halaman kembali ditunjukkan para perantau asal Kebumen. Bupati Kebumen Lilis Nuryani menerima audiensi Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen (IWAKK) “Walet Emas” di Ruang Aroengbinang, Kamis 10 Juli 2025.

Audiensi yang dihadiri lebih dari 50 anggota IWAKK ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum menyatukan semangat untuk mempertahankan predikat UNESCO Global Geopark (UGGp) yang telah diraih Kabupaten Kebumen.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya mantan Bupati Mohammad Yahya Fuad, Asisten Administrasi Umum Muhamad Arifin, Kepala Bakesbangpol Widiatmoko, Kepala Bapperida Bahrun Munawir, serta perwakilan Kementerian PPN/Bappenas Togu Pardede

Tampak pula Dr. Tulus Wijayanto, S.T., M.M. dari Universitas Indraprasta (Unindra), bersama para pengurus IWAKK yang mewakili berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bogor, Depok, hingga Bandung Raya.

Dalam sambutannya, Bupati Lilis menegaskan pentingnya peran IWAKK sebagai jembatan yang menghubungkan semangat membangun Kebumen dengan jejaring para perantau.

“Silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa. Ini adalah jembatan hati, yang mempertemukan semangat membangun kampung halaman dengan pengalaman dan jejaring dari berbagai penjuru,” tutur Bupati Lilis penuh haru.

Bupati menilai IWAKK sebagai mitra strategis untuk membuka peluang investasi, memperkuat promosi daerah, dan memperluas sinergi pembangunan. Ia berharap pertemuan ini menjadi awal kolaborasi yang lebih konkret dan berkelanjutan demi Kebumen yang semakin berdaya dan membanggakan.

Ketua Umum IWAKK “Walet Emas”, Mayjen TNI (Purn.) Ibnu Darmawan, menyampaikan dukungan penuh terhadap Kebumen dalam mempertahankan status UGGp.

“Status UGGp harus dijaga bersama. Dukungan warga perantauan bersama pemerintah daerah sangat krusial agar Kebumen tetap dikenal di mata dunia,” ujarnya.

Sekretaris Umum IWAKK, Nicolo Machia Fely, memaparkan rencana IWAKK untuk meninjau beberapa destinasi unggulan, seperti Pantai Suwuk, Sagara View of Karangbolong, Biogas Banyumudal, dan Embung Tugu.

“Di Sagara, kami akan mengundang empat camat dan para kepala desa. Kami ingin mendorong upaya pelestarian geopark sekaligus mengurangi kerusakan lingkungan,” tegas Nicolo.

Para pengurus IWAKK “Walet Emas” foto bersama dengan jajaran Pemkab Kebumen sebagai simbol sinergi mendukung status UNESCO Global Geopark.

Sementara itu, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Togu Pardede, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara konservasi, ekonomi, dan edukasi.

“Pengakuan geopark bertumpu pada geodiversity, biodiversity, dan culture. Konservasi, pengembangan ekonomi, serta edukasi harus berjalan beriringan agar status UGGp tidak terancam,” jelas Togu.

Audiensi juga menyinggung persoalan kemiskinan yang masih membayangi Kebumen. Pemerintah daerah bersama IWAKK berkomitmen mengoptimalkan potensi pariwisata, UMKM, batik Kebumen, serta sektor pangan dan infrastruktur sebagai langkah strategis meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan jejaring yang kuat, audiensi ini diharapkan menjadi awal dari berbagai gerakan nyata demi Kebumen yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing global.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.