PemerintahanSOSIAL

Art Policing Satlantas Polres Kebumen Diserbu Warga, Tanda Akhir Operasi Patuh Candi 2025

931
×

Art Policing Satlantas Polres Kebumen Diserbu Warga, Tanda Akhir Operasi Patuh Candi 2025

Sebarkan artikel ini
Warga antusias mengikuti kegiatan Art Policing yang digelar Satlantas Polres Kebumen di Alun-alun Pancasila, Minggu (27/7). Kegiatan ini menjadi penutup yang meriah dari rangkaian Operasi Patuh Candi 2025. (Foto: Humas Polres Kebumen)

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana meriah terlihat di Alun-alun Pancasila Kebumen saat ratusan warga menyerbu kegiatan Art Policing yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kebumen, Minggu pagi (27/7/2025). Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2025 yang telah berlangsung selama dua pekan.

Berlangsung bertepatan dengan Car Free Day (CFD), kegiatan ini berhasil menyedot perhatian masyarakat. Sejak pagi, masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang dikemas secara kreatif dan edukatif. Mulai dari penampilan seni angklung, sesi foto bersama polisi berkostum adat nusantara, hingga pembagian minuman isotonik dan jajanan gratis, semua disambut meriah oleh warga.

Wakapolres Kebumen Kompol Faris Budiman, mewakili Kapolres AKBP Eka Baasith Syamsuri, menjelaskan bahwa Art Policing merupakan bagian dari strategi pendekatan humanis kepolisian. Tujuannya tak lain untuk membangun kesadaran berlalu lintas melalui cara yang lebih ramah, menyenangkan, dan dekat dengan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang peduli dan edukatif. Edukasi keselamatan lalu lintas tak harus dengan penindakan, tapi bisa juga melalui seni dan budaya seperti ini,” jelas Kompol Faris.

Lebih lanjut, dalam kegiatan tersebut juga diselipkan pesan-pesan tertib berlalu lintas yang disampaikan secara interaktif oleh petugas. Harapannya, nilai-nilai keselamatan dalam berkendara bisa lebih mudah dipahami dan diingat oleh masyarakat.

Respons masyarakat pun sangat positif. Banyak warga mengaku senang bisa mengikuti kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga penuh edukasi.

“Anak-anak senang lihat polisi pakai baju adat, bisa foto-foto, ada musiknya juga. Jadi kami dapat hiburan sekaligus belajar tertib lalu lintas,” ujar Rini, salah satu pengunjung CFD.

Dengan berakhirnya Operasi Patuh Candi 2025, Satlantas Polres Kebumen berharap budaya tertib lalu lintas tetap terpelihara di masyarakat, bukan hanya selama operasi berlangsung, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.