BANYUMAS, Kebumen24.com – Suasana proyek pemasangan pipa di wilayah Rawalo, Kabupaten Banyumas, mendadak berubah mencekam pada Rabu siang (16/7/2025). Ini setelah tanah galian tiba-tiba longsor dan menimpa salah satu pekerja. Insiden mengejutkan ini membuat para pekerja dan warga sekitar panik.
Kepala Kantor SAR Cilacap, M. Abdullah, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, dua orang pekerja tengah menjalankan pekerjaan pemasangan pipa, yang dalam istilah lokal dikenal sebagai “ngesok”. Tiba-tiba, dinding tanah galian runtuh, menghantam pekerja bernama Serda Lamro Sinaga (26), warga Dusun Kalibacin, Desa Tambaknegara, hingga kakinya terjepit pipa besar.
“Mendapat laporan dari Unit Siaga SAR Banyumas, kami langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelamatan,” ujar Abdullah.
Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim SAR gabungan dari berbagai unsur—TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga masyarakat berpacu dengan waktu di tengah kondisi tanah yang labil dan ruang kerja yang sempit. Setiap detik sangat krusial demi menyelamatkan nyawa korban.
Akhirnya, tepat pukul 13.00 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Ia segera dibawa ke RS DKT Banyumas untuk mendapatkan perawatan medis.
“Evakuasi berjalan lancar meski penuh tantangan. Kami bersyukur korban selamat,” imbuh Abdullah.
Dengan selesainya proses penyelamatan, operasi SAR resmi ditutup dan seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















