Religi

Seluruh Rukun dan Wajib Haji Ditunaikan, 200 Jemaah KBIHU NU Kebumen Resmi Sandang Gelar Haji

1363
×

Seluruh Rukun dan Wajib Haji Ditunaikan, 200 Jemaah KBIHU NU Kebumen Resmi Sandang Gelar Haji

Sebarkan artikel ini
Para jemaah KBIHU NU Kebumen berpose setelah menunaikan ibadah wukuf di Padang Arafah, yang menjadi puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji. (Dok. KBIHU NU Kebumen)

MEKAH, Kebumen24.com — Kabar menggembirakan datang dari Tanah Suci. Sebanyak 200 jemaah haji dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah Nahdlatul Ulama (KBIHU NU) Kabupaten Kebumen secara resmi menyandang gelar haji setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 1446 H/2025 M.

Kepastian ini disampaikan langsung dari Mekah oleh Gus Fauzin Jamil, Katib PCNU Kebumen sekaligus pendamping utama rombongan jemaah. Dalam laporannya, Gus Fauzin menyatakan seluruh rukun haji mulai dari ihram, wukuf di Arafah, thawaf ifadah, sa’i, hingga tahallul telah dilaksanakan dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan.

“Alhamdulillah, semua prosesi utama ibadah berjalan baik dan lancar. Meski terdapat beberapa penyesuaian kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi, para jemaah tetap melaksanakan ibadah dengan semangat kebersamaan yang luar biasa,” ujar Gus Fauzin saat dihubungi melalui sambungan seluler, Kamis (12/6/2025).

Tak hanya rukun haji, seluruh wajib haji seperti mabit di Muzdalifah dan melontar jumrah juga telah diselesaikan dengan baik. Demi mempermudah pelaksanaan, sejumlah jemaah muda dipercaya untuk mewakili jemaah lansia dalam pelaksanaan jumrah. Sementara itu, mabit di Muzdalifah dilaksanakan dengan skema murur sesuai dengan arahan dari pemerintah Indonesia.

Kesuksesan ini, menurut para pembimbing, merupakan buah dari proses pembinaan dan manasik yang dilakukan secara intensif sejak di tanah air. H. Taukhid, salah satu pembimbing jemaah, menyebut kesiapan mental dan spiritual menjadi faktor penentu kelancaran ibadah.

“Kami bersyukur, semua jemaah bisa menjalankan ibadah dengan baik, tertib, dan penuh kekhusyukan. Ini adalah hasil dari proses manasik yang dilakukan secara menyeluruh di Kebumen,” terangnya.

Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan para jemaah. Ia berharap gelar haji tidak hanya menjadi identitas spiritual semata, tetapi juga tercermin dalam sikap, akhlak, dan kontribusi sosial setelah pulang ke tanah air.

“Kami berharap kemabruran haji benar-benar terjaga. Jadilah pribadi yang memberi manfaat, menjadi teladan di tengah masyarakat, serta menghidupkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di lingkungan masing-masing,” pesannya.

Sebagai informasi, jemaah haji KBIHU NU Kebumen tergabung dalam Kloter 94 SOC. Mereka dijadwalkan akan kembali ke Tanah Air melalui Madinah pada 10 Juli 2025 mendatang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.