KEBUMEN, Kebumen24.com – Rektor Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen, Dr. Imam Satibi, M.Pd.I, menyerukan pentingnya pengakuan terhadap jasa dan pemikiran Prof. Sumitro Djojohadikusumo sebagai tokoh bangsa yang layak diusulkan menjadi pahlawan nasional.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak konstitusional untuk mengusulkan figur yang dinilai kredibel dan berkontribusi besar bagi bangsa, termasuk tokoh yang lahir dari daerah seperti Kebumen.
Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber dalam acara bedah buku bertajuk “Kebumen Kota yang Kehilangan Pahlawannya: Sumitro Djojohadikusumo, Begawan Ekonomi, Pejuang Bangsa” di Aswaja Center UMNU Kebumen, Jumat, 2 Mei 2025. Acara bedah buku tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0709 Kebumen, Letkol CZI Ardhianta Purwandana sebagai penulis buku, Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, jajaran Forkopimda, serta perwakilan perguruan tinggi di Kebumen.
“Berdasarkan kajian ilmiah dan buku yang ditulis oleh Dandim 0709 Kebumen, Sumitro Djojohadikusumo sangat layak diusulkan menjadi pahlawan nasional. Beliau adalah tokoh ekonomi nasional, pejuang kemerdekaan, dan pemikir strategis yang kontribusinya masih sangat relevan hingga hari ini,” tegas Dr. Imam.
Ia menambahkan, pemikiran-pemikiran Sumitro di bidang ekonomi belum sepenuhnya selesai atau usang. Justru sebaliknya, masih banyak yang aktual dan dapat menjadi rujukan penting bagi pengembangan kebijakan ekonomi nasional.
“Sebagai warga Kebumen, kita tentu bangga Sumitro lahir di daerah ini. Namun yang lebih penting adalah mengapresiasi secara objektif jasa, pemikiran, dan perjuangan beliau bagi bangsa ini,” ujarnya.
UMNU Kebumen, lanjut Imam, akan mengajak para akademisi untuk melakukan pendekatan kepada pemerintah daerah agar pengusulan ini dapat dilakukan secara resmi melalui Gubernur Jawa Tengah dan Kementerian Sosial. Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk menyertakan data dan dokumen pendukung sesuai persyaratan resmi yang ditetapkan.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















