PERISTIWA

Tragedi Berburu di Plumbon: Diduga Disangka Musang, Warga Tewas Tertembak Teman Sendiri

9148
×

Tragedi Berburu di Plumbon: Diduga Disangka Musang, Warga Tewas Tertembak Teman Sendiri

Sebarkan artikel ini
FOTO ILUSTRASI AI

KEBUMEN, Kebumen24.com – Suasana duka menyelimuti Dukuh Kedondong, Desa Plumbon, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen. Seorang warga setempat berinisial S (34) tewas secara tragis saat berburu bersama rekannya pada Kamis petang, 1 Mei 2025.

Berdasarkan Informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, Peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB di sebuah pekarangan kosong tak jauh dari permukiman warga. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan luka tembak di bagian kepala, diduga akibat peluru dari senapan angin jenis PCP milik temannya sendiri.

Korban bersama pelaku memulai kegiatan berburu sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka menyasar burung dan hewan liar seperti musang di area terbuka dekat pemukiman. Menjelang malam, suasana yang kian gelap membuat visibilitas berkurang.

Korban diketahui lahir di Wonosobo, dan sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta. Ia dikenal sebagai sosok yang ramah dan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar.

Foto korban (Sumber Warga)

Tragedi bermula saat pelaku melihat kilatan cahaya kekuningan dari balik semak-semak. Mengira pantulan itu berasal dari mata seekor musang, pelaku sempat bersiul sebagai isyarat. Namun karena tidak ada respons, ia langsung menembak. Tanpa disadari, yang berada di balik semak tersebut ternyata adalah rekannya sendiri.

“Korban meninggal di lokasi kejadian. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi kejadian,” ujar Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Yosua Farin Setiawan, saat dikonfirmasi pada Jumat 2 Mei 2025.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan senjata, meskipun untuk kegiatan hobi seperti berburu. Aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama guna mencegah kejadian serupa terulang.(K24/*).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.