KEBUMEN, Kebumen24.com – Satu lagi destinasi wisata berbasis potensi lokal siap hadir di Kabupaten Kebumen. Bertempat di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Bupati Kebumen Lilis Nuryani secara resmi melakukan soft launching Kawasan Agrowisata Kebumen (Agromen), Senin sore, 7 April 2025.
Dengan konsep edukasi alam, budidaya, dan wisata petik buah, Agrowisata Kebumen digadang-gadang menjadi ikon baru pariwisata berbasis pertanian dan kelautan. Launching ini turut dihadiri Forkopimda, Sekda Edi Rianto, pimpinan OPD, serta jajaran camat setempat.
“Ini bukan sekadar tempat wisata, tapi juga ruang edukasi dan peluang ekonomi baru bagi warga sekitar. Agrowisata ini menjawab kebutuhan kita untuk membangun daerah berbasis potensi asli Kebumen,” ujar Bupati Lilis dalam sambutannya.
Agrowisata Kebumen akan dikembangkan dalam dua zona. Zona pertama seluas 5,1 hektare akan dipenuhi fasilitas pendukung seperti rest area, selter UMKM, mushola, MCK, dan tempat makan. Sedangkan zona kedua yang jauh lebih luas—mencapai 47 hektare—akan menjadi lahan budidaya tanaman seperti kelengkeng, jambu kristal, belimbing, cabai, semangka, hingga bunga-bungaan.
“Bayangkan betapa menyenangkannya bisa memetik kelengkeng langsung dari pohonnya sambil menikmati angin pantai selatan. Kebumen harus jadi pelopor,” tambah Bupati penuh semangat.
Dalam momen soft launching tersebut, Bupati bersama Forkopimda melakukan penanaman bibit pohon kelengkeng dan cabai sebagai simbol dimulainya pembangunan kawasan agrowisata. Mereka juga menyusuri area kebun dengan jeep, memberi gambaran masa depan destinasi ini.
Bupati menegaskan, pengelolaan Agrowisata Kebumen harus serius, inovatif, dan ramah pengunjung. “Kalau dikelola dengan baik, ini akan jadi magnet wisata baru yang tak hanya memikat warga lokal, tapi juga wisatawan luar daerah,” pungkasnya.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















