PemerintahanSOSIAL

Perkuat Peran Komunitas di Kebumen, Disarpus Gelar Pembinaan Komunitas

931
×

Perkuat Peran Komunitas di Kebumen, Disarpus Gelar Pembinaan Komunitas

Sebarkan artikel ini
Oplus_16908288

KEBUMEN, Kebumen24.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen menggelar acara Pembinaan Komunitas dalam Rangka Community Fair 2025 di Kantor Disarpus Kebumen. Acara ini bertujuan untuk memperkuat peran komunitas sebagai elemen penting dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika, Kepala Disarpus Kebumen Sigit Dwi Purnomo, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan berbagai komunitas di Kabupaten Kebumen. Acara ini tidak hanya berisi pembinaan komunitas, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan dari komunitas serta pemberian santunan kepada anak yatim dan anggota komunitas yang kurang mampu.

Dalam sambutannya, Kepala Disarpus Kebumen Sigit Dwi Purnomo menegaskan bahwa pembinaan komunitas ini merupakan bagian dari rangkaian Community Fair 2025, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran komunitas di berbagai bidang.

Sigit menyampaikan saat ini, terdapat 43 komunitas yang bernaung di bawah Disarpus Kebumen dengan beragam bidang. Sigit menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar komunitas tidak hanya sekadar eksis, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi anggotanya dan masyarakat.

“Peningkatan kapasitas komunitas bisa dilakukan di Disarpus, tetapi pembinaan dan pengembangannya akan ditangani oleh dinas terkait sesuai dengan bidang masing-masing,” ujarnya.

Lebih jauh ia mengatakan Disarpus Kebumen juga berencana menggelar serangkaian lomba literasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan budaya membaca dan menulis di masyarakat.

“Kami akan mengadakan lomba menulis, membaca, serta bercerita atau mendongeng. Puncaknya akan dilaksanakan pada bulan Juli dan, insyaallah, akan dihadiri oleh lebih dari 1.000 orang,” tambahnya.

Menurutnya, berbagai kegiatan ini merupakan strategi untuk semakin mengenalkan Disarpus sebagai pusat literasi di Kabupaten Kebumen. Ia berharap ke depan, masyarakat lebih aktif memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka.

Sementara itu anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dr. Faiz Alauddien Reza Mardhika dalam paparannya menyampaikan apresiasi terhadap langkah Disarpus Kebumen dalam memfasilitasi komunitas. Ia menekankan bahwa komunitas memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, terutama dalam memberdayakan masyarakat di berbagai sektor.

“Saya senang dan bangga melihat Disarpus Kebumen bisa menjadi wadah bagi komunitas yang ada di Kabupaten Kebumen. Saat ini, tantangan yang dihadapi komunitas sangat beragam, tergantung dari bidangnya masing-masing. Misalnya, komunitas UMKM menghadapi kendala dalam pemasaran produk mereka,” ujarnya.

Dikatakan, alah satu kunci agar komunitas dapat berkembang adalah pendampingan yang tepat dan pemahaman terhadap isu-isu strategis yang mereka hadapi. Ia menekankan bahwa komunitas tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi harus benar-benar memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat pada umumnya.

“Perlu adanya peningkatan dan pelatihan yang lebih intensif. Saya pikir ini perlu ditingkatkan lagi karena bagaimana kita bisa mempererat kebersamaan jika jarang bertemu dan berdiskusi. Saya yakin Disarpus sudah siap dengan tempat serta berbagai fasilitas yang ada untuk membantu meningkatkan peran komunitas di Kebumen,” tuturnya.

Ia juga berharap bahwa ke depan, komunitas dapat lebih aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjadi mitra strategis bagi pemerintah.

“Semoga ini menjadi awal yang baik bagi pemerintah dalam memberdayakan komunitas dan menjadikannya sebagai salah satu elemen yang berperan dalam pembangunan Kabupaten Kebumen,” pungkasnya. (K24/Ilham).


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.