KEBUMEN, Kebumen24.com — Di tengah hiruk-pikuk aktivitas sehari-hari di kawasan Gombong, sosok Rumiyani, seorang penjual batagor sederhana, tak pernah lelah mengayuh sepeda gerobaknya demi memenuhi kebutuhan hidup. Namun, di balik senyumnya yang tegar, tersimpan kisah perjuangan hidup yang penuh liku.
Kisah Rumiyani akhirnya sampai ke telinga Kapolres Kebumen, AKBP Eka Baasith Syamsuri. Bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kebumen, Kapolres menyempatkan diri menyambangi tempat Rumiyani berjualan. Kehadiran mereka bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bentuk kepedulian yang tulus terhadap warganya yang tengah berjuang di tengah keterbatasan.
Dalam pertemuan tersebut, Rumiyani terlihat tetap semangat melayani para pembeli, meski hidupnya penuh perjuangan. Sejak ditinggal suaminya yang telah tiada, ia menjadi tulang punggung keluarga bagi putrinya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Tak jarang, ia harus menghadapi kenyataan pahit, termasuk ancaman pengosongan rumah kontrakan karena tak mampu membayar sewa.
“Kami hadir di sini untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada Rumiyani. Kami berharap kehadiran kami dapat sedikit meringankan bebannya dan menjadi penyemangat baginya untuk terus berjuang,” ujar AKBP Eka Baasith Syamsuri, Senin (24/03/2025).
Sebelumnya, Polsek Gombong telah menyerahkan paket sembako kepada Rumiyani sebagai bentuk dukungan dan kepedulian. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi Rumiyani, sekaligus memotivasi dirinya untuk tetap tegar demi masa depan sang putri yang masih membutuhkan pendidikan.
Kisah Rumiyani menjadi pengingat bahwa di balik rutinitas dan kesibukan sehari-hari, ada banyak sosok pejuang tangguh yang diam-diam melawan kerasnya hidup dengan penuh ketegaran. Kehadiran Kapolres dan jajaran Polres Kebumen diharapkan dapat menjadi jembatan harapan bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.(k24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















