Ekonomi

Jelang Lebaran, Penjualan Baju dan Sandal di Pasar Tumenggungan Kebumen Meningkat

1063
×

Jelang Lebaran, Penjualan Baju dan Sandal di Pasar Tumenggungan Kebumen Meningkat

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H, aktivitas perdagangan di Pasar Tumenggungan, Kebumen, mengalami peningkatan signifikan. Salah satu sektor yang merasakan lonjakan permintaan adalah penjualan baju dan sandal, yang mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa.

Melan, seorang pedagang pakaian di Pasar Tumenggungan, mengungkapkan bahwa penjualan di tokonya meningkat hingga 70 persen menjelang Lebaran. Ia menyediakan berbagai jenis pakaian seperti gamis, kerudung, celana, dan kemeja yang banyak diminati pembeli.

“Alhamdulillah, hari ini cukup ramai. Ada peningkatan sekitar 75 persen dibanding hari biasa. Namun, jika dibandingkan dengan tahun lalu, penjualan masih lebih rendah sekitar 50 persen. Salah satu faktornya mungkin karena masyarakat kini lebih banyak berbelanja secara online,” ujar Melan.

Ia menambahkan bahwa gamis berbahan silky dengan potongan yang tidak mudah kusut menjadi model pakaian yang paling laris tahun ini. Selain itu, baju koko dan batik juga cukup diminati oleh pembeli. Melan berharap ke depan penjualan terus meningkat dan pemerintah dapat memberikan solusi bagi pedagang pasar tradisional yang terdampak oleh maraknya belanja online.

Senada dengan Melan, Isti Khotimah, pedagang sandal, sepatu, dan tas, juga merasakan peningkatan penjualan menjelang Lebaran. Menurutnya, lonjakan permintaan mencapai 50 persen dibanding hari biasa.

“Alhamdulillah, menjelang Lebaran pasar lebih ramai. Penjualan sandal meningkat signifikan, tidak seperti hari biasa yang terkadang sepi. Saat ini, permintaan paling tinggi adalah untuk sandal slop berbahan karet yang ringan dan nyaman digunakan,” jelasnya.

Isti menawarkan berbagai jenis sandal dengan harga yang bervariasi, mulai dari Rp12 ribu hingga Rp100 ribu, termasuk sandal anak, sandal gunung, dan sandal karet. Ia mengakui bahwa beberapa hari sebelum Lebaran adalah momen terbaik dalam setahun bagi pedagang seperti dirinya.

Meski mengalami peningkatan penjualan, para pedagang pasar tradisional tetap menghadapi tantangan dalam menarik pembeli yang kini lebih banyak beralih ke platform digital. Mereka berharap adanya dukungan dari pemerintah, seperti penyelenggaraan bazar atau program promosi yang dapat meningkatkan kunjungan ke pasar.

Selain baju dan sandal, sejumlah pedagang lainnya juga mengalami peningkatan penjualan, terutama untuk kebutuhan Lebaran seperti bahan makanan, peralatan ibadah, dan aksesoris. Suasana pasar yang lebih ramai dibanding hari biasa memberikan harapan bagi para pedagang untuk memperoleh keuntungan lebih menjelang Idulfitri.

Para pedagang berharap momentum ini dapat mendongkrak pendapatan mereka dan menghidupkan kembali aktivitas pasar seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan strategi pemasaran yang tepat serta dukungan dari berbagai pihak, mereka optimis dapat bertahan dan bersaing di tengah maraknya belanja online. (K24/Ilham)

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.