Pemerintahan

Bupati Lilis Tidak Terburu-buru Mutasi Pejabat, Fokus pada Penyelarasan Visi dan Misi

1124
×

Bupati Lilis Tidak Terburu-buru Mutasi Pejabat, Fokus pada Penyelarasan Visi dan Misi

Sebarkan artikel ini

KEBUMEN, Kebumen24.com – Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah menegaskan bahwa mereka tidak akan tergesa-gesa dalam melakukan mutasi dan rotasi pejabat. Penyamaan persepsi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan visi dan misi kepemimpinan baru dianggap lebih utama.

“Yang terpenting adalah menyamakan persepsi antara OPD dan kami sebagai kepala daerah yang baru dilantik. Visi dan misi harus disesuaikan terlebih dahulu dengan kerangka dan anggaran yang tersedia di OPD,” ujar Lilis dalam pidato perdananya di hadapan anggota legislatif dalam Rapat Paripurna DPRD Kebumen, Rabu (5/3/2025).

Tidak Ada Pembelian Mobil Dinas Baru

Dalam kesempatan yang sama, Lilis juga memastikan bahwa tidak akan ada pengadaan mobil dinas baru bagi bupati maupun wakil bupati. Ia menegaskan bahwa anggaran yang ada lebih baik dialokasikan untuk kepentingan lain yang lebih mendesak.

“Kebumen masih menjadi salah satu daerah termiskin. Oleh karena itu, lebih baik anggaran digunakan untuk hal yang lebih penting. Dalam bertugas, saya terkadang menggunakan mobil dinas lama, terkadang juga mobil pribadi,” tandasnya.

Kemitraan Transparan dengan DPRD

Dalam pidato perdananya, Lilis menekankan pentingnya menjalin kemitraan yang transparan dan produktif dengan DPRD Kebumen. Ia menegaskan bahwa hubungan antara eksekutif dan legislatif harus tetap menghormati peran dan fungsi masing-masing.

“Melalui dialog yang baik, diskusi yang membangun, serta kebijakan yang berbasis pada data dan kebutuhan masyarakat, kita akan menciptakan pemerintahan yang kuat dan mampu membawa Kebumen ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Visi Kebumen BERDAYA dan Semangat ‘Ngopeni’

Lilis juga memaparkan visi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Zaeni Miftah, yaitu Kebumen BERDAYA – Beriman, Maju, Sejahtera, dan Berbudaya. Kepemimpinan mereka akan berlandaskan semangat ‘ngopeni’ (memberi pelayanan terbaik), ‘ngayomi’ (memberi perlindungan), dan ‘ngayemi’ (memberi ketenangan dan kenyamanan).

“Kami ingin menjadikan Kebumen sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, kami akan merangkul semua pihak sebagai bagian dari keluarga besar Kebumen,” ujar Lilis.

Komitmen Mengentaskan Kemiskinan

Lilis menegaskan komitmennya untuk melepaskan Kebumen dari predikat sebagai kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Namun, ia mengakui bahwa upaya ini tidak bisa dilakukan sendirian, melainkan memerlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat.

“Kebersamaan dan gotong royong sangat penting dalam mengentaskan kemiskinan di Kebumen. Keberhasilan tidak bisa dicapai sendirian, dan tidak ada perubahan tanpa kebersamaan,” pungkasnya.(k24/*)

 


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.