Pemerintahan

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Ramadhan 2025 Jatuh pada 1 Maret

1563
×

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Ramadhan 2025 Jatuh pada 1 Maret

Sebarkan artikel ini
Foto : Konferensi pers Sidang Isbat penetapan awal Ramadhan 1446 Hijriyah atau 2025, di kantor Kemenag, MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (28/2/2025).(KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

JAKARTA, Kebumen24.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan awal bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah atau 2025. Berdasarkan hasil Sidang Isbat yang digelar pada Jumat (28/2/2025), 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

“Berdasarkan hasil Sidang Isbat, awal Ramadhan tahun ini ditetapkan pada 1 Maret 2025,” ujar Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di kantor Kemenag, Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Menag Nasaruddin Umar mengungkapkan adanya kemungkinan awal puasa Ramadhan 1446 Hijriah kali ini bisa dilaksanakan secara bersamaan antara pemerintah dan Muhammadiyah. Hal ini ia sampaikan saat memberikan keterangan di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (28/2/2025).

Lebih lanjut, Nasaruddin juga berharap bahwa perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah dapat dilakukan secara bersamaan, sehingga dapat memperkuat persatuan umat Islam di Indonesia.

“Hilal pada waktu itu masih dalam posisi minus derajat. Oleh karena itu, saya berharap teman-teman dari Muhammadiyah dan NU bisa mencapai kesepakatan bersama,” ujar Nasaruddin.

Dalam penetapan awal Ramadhan, pemerintah menggunakan kriteria imkanur rukyat yang disepakati oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS). Menurut metode ini, hilal dianggap terlihat jika mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaluddin, menyebut bahwa hilal yang memenuhi kriteria MABIMS diprediksi hanya dapat teramati di wilayah Aceh.

“Berdasarkan perhitungan astronomi, hilal yang memenuhi kriteria imkanur rukyat hanya dapat terlihat di Aceh. Sementara di wilayah lain, posisinya masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan,” kata Thomas, dikutip dari kanal YouTube BRIN Indonesia, Selasa (25/2/2025).

Sebelumnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memprediksi bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada 2 Maret 2025 berdasarkan metode hisab dan rukyat. Sementara itu, Muhammadiyah telah menetapkan bahwa awal Ramadhan jatuh pada 1 Maret 2025 berdasarkan perhitungan hisab hakiki wujudul hilal.

Dengan adanya hasil Sidang Isbat ini, pemerintah menetapkan awal puasa mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan oleh Kemenag.

“Indonesia adalah negara yang plural dan rukun. Keputusan ini diharapkan semakin mempererat persaudaraan dan membawa berkah bagi seluruh umat Islam,” tutup Nasaruddin Umar.(K24/*).

Sumber Kompas.com


Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.