KEBUMEN, Kebumen24.com – Gedung PCNU Kebumen bergemuruh dengan lantunan hadroh yang menggema penuh semangat pada Sabtu, 22 Februari 2025. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tanjizi Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen sukses menggelar Hadroh Symphony Fest Se-Jawa Tengah dan DIY. Mengusung tema “Merawat Eksistensi Seni Islami Demi Indonesia Maslahat”, festival ini menjadi ajang unjuk kebolehan bagi grup-grup hadroh terbaik dari berbagai daerah.
Ajang bergengsi ini juga menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis ke-8 UKM Tanjizi UMNU Kebumen. Ketua Umum UKM Tanjizi, Afifurrohman, memimpin jalannya acara yang secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II UMNU Kebumen, Hastri Firharmawan, M.Pd.
Dalam sambutannya, Hastri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival ini serta menekankan pentingnya seni hadroh dalam mempererat persaudaraan antar komunitas Islam di wilayah Jateng-DIY.
Tak kurang dari 26 perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UMNU Kebumen turut hadir, masing-masing mengirimkan dua delegasi. Sementara itu, kompetisi hadroh ini diikuti oleh 14 grup terbaik, dengan setiap grup terdiri dari maksimal 15 anggota.
Keseruan festival ini semakin bertambah dengan kehadiran dewan juri yang ahli di bidangnya. Gus Yasid Bustomi menilai aspek vokal, Gus Sabiq Nailul Muna menilai aspek adab, dan Gus Alan Nazlihak menilai aspek musik. Ketiga juri tersebut memastikan setiap penampilan dinilai secara objektif dan profesional.
Sebagai simbol perayaan Dies Natalis ke-8, dilakukan prosesi pemotongan tumpeng oleh Wakil Rektor II UMNU Kebumen, yang kemudian diserahkan kepada Ketua Umum UKM Tanjizi. Usai prosesi, kompetisi dimulai dengan penampilan memukau dari masing-masing peserta yang membawakan irama hadroh dengan penuh harmoni dan kekhusyukan.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, dewan juri akhirnya menetapkan para pemenang:
🏆 Juara 1: Syababul Musthofa – Pondok Pesantren An Nur Ngrukem, Yogyakarta
🥈 Juara 2: HBD Group – Petanahan, Kebumen
🥉 Juara 3: Al Lahjan – Purwokerto
“Hadroh Symphony Fest bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi para pecinta seni hadroh untuk berbagi ilmu dan pengalaman,” ujar Afifurrohman.
Panitia berharap festival ini dapat terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang sebagai upaya melestarikan seni hadroh dan mendapat dukungan lebih luas, termasuk dari pemerintah setempat. Dengan suksesnya acara ini, UKM Tanjizi UMNU Kebumen semakin membuktikan eksistensinya sebagai pelopor dalam pengembangan seni Islami di tingkat regional.(K24/*).
Eksplorasi konten lain dari Kebumen24.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

















